riau24 Dampak Kabut Asap, Sudah 140 Warga Rohul Datangi Posko Kesehatan Bencana Asap | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Dampak Kabut Asap, Sudah 140 Warga Rohul Datangi Posko Kesehatan Bencana Asap

1
Posko Kesehatan Bencana Asap di gedung PMI Rohul
Berita Riau -  Dampak Kabut Asap, Sudah 140 Warga Rohul Datangi Posko Kesehatan Bencana Asap

Rohul-Riau24.com-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Selasa malam, (27/10/2015), mengurangi dampak kabut asap kiriman dari kebakaran lahan dan hutan di daerah dan provinsi tetangga.

Walaupun demikian, sejak di bukanya Posko Kesehatan Bencana Asap gratis di gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Rohul pada Jumat (23/10/2015) lalu, sudah 140 warga datang ke Posko.

"Warga yang datang ke Posko mengeluhkan batuk dan sesak nafas," ujar Ketua PMI Rohul Magdalisni melalui Wakil Ketua Bidang Pelayanan dan Sosial PMI Rohul Wildan Asfan Hasibuan, Rabu (28/10/2015).

Wildan mengungkapkan bahwa. sampai hari ini belum ada warga yang menginap di Posko Kesehatan Bencana Asap. Mereka hanya memeriksakan kesehatan dan sekedar mencari udara segar di gedung PMI yang telah memakai air conditioner atau AC.

Posko Kesehatan Bencana Asap di gedung PMI Rohul, diakui Wildan, bukan tempat perawatan, namun sebagai tempat pertolongan pertama pada orang sakit akibat paparan asap. Setiap warga yang datang, akan menjalani pemeriksaan kesehatan dari petugas kesehatan.

Sejak dibukanya Posko di gedung PMI Rohul, sambung Wildan, baru dua anak yang dirujuk ke RSUD Pasirpengaraian. Satu anak mengalami sesak nafas, dan satu anak lain mengalami diare akibat paparan asap.

Wildan mengakui jika memang kualitas udara semakin memburuk dan banyak warga menginap, BPBD Rohul akan membangun dapur umum di Posko tersebut. 

R24/awa/ags 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Samsul
Rabu, 28 Oktober 2015 18:38 wib
gimana yg di daerah trans pak wildan..?? mau ke pasir jauhhh
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru