riau24 Tidak Peduli Protes China, AS Akan Patroli di Laut Sengketa | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Tidak Peduli Protes China, AS Akan Patroli di Laut Sengketa

1
Kapal perang USS Lassen yang dipersenjatai rudal pemandu memasuki wilayah 12 mil dari perairan yang diklaim China. (Reuters/US Navy/CPO John Hageman)
Berita Riau -  Tidak Peduli Protes China, AS Akan Patroli di Laut Sengketa
Washington-Riau24.com-Amerika Serikat menyatakan akan mengirimkan lagi kapal perang mereka ke dekat pulau buatan China di perairan sengketa, kendati mendapatkan protes dari pemerintah Beijing.

Diberitakan Channel NewsAsia, Rabu (28/10/2015), sebelumnya kapal perang USS Lassen yang dipersenjatai rudal pemandu memasuki wilayah 12 mil dari perairan yang diklaim China dan empat negara lainnya di Laut China Selatan kemarin pagi.

Langkah ini membuat Beijing murka dan langsung memanggil Duta Besar AS untuk China dan menyatakan tindakan tersebut adalah pelanggaran kedaulatan.

Pejabat AS mengaku tidak kapok dan akan melakukannya lagi atas nama kebebasan navigasi di wilayah yang diyakini kaya minyak dan gas itu.

"Kami akan melakukannya lagi. Kami berlayar di perairan internasional saat itu dan menetapkan posisi kami," kata pejabat yang tidak disebut namanya itu.

USS Lassen berlayar mendekati Terumbu Karang Mischief di Kepulauan Spratly yang diperebutkan China, Filipina dan Vietnam. China mengirim dua kapal perang untuk membuntuti USS Lassen dalam pelayaran selama dua jam itu.

Menteri Pertahanan AS Ashton Carter kepada Komisi Angkatan Bersenjata Senat mengatakan bahwa militer mereka akan melakukan kegiatan tambahan di wilayah yang diklaim China itu.

"Kami bertindak dengan dasar bahwa kami akan terbang, berlayar dan beroperasi di mana pun hukum internasional memperbolehkannya dan di mana pun operasi kami dibutuhkan," kata Carter.

Tensi meninggi di perairan tersebut setelah China melakukan reklamasi untuk membuat pangkalan udara dan laut serta fasilitas militer lainnya di Laut China Selatan, yang oleh AS disebut ancaman terhadap kebebasan navigasi.

Pemerintah Washington beberapa kali menyatakan tidak mengakui klaim China di perairan sekitar pulau buatan tersebut. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 12 Desember 2017 15:17 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru