riau24 SPDP PT. ASL Sudah Dilimpahkan ke Kajati Riau | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

SPDP PT. ASL Sudah Dilimpahkan ke Kajati Riau

0
Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo SIK saat memadamkan api di lokasi hutan yang termasuk wilayah PT asl
Berita Riau -  SPDP PT. ASL Sudah Dilimpahkan ke Kajati Riau

Inhu-Riau24.com-Akhirnya, PT Alam Sari Lestari (ASL) talang Jerinjing ditetapkan sebagai tersangka kebakaran lahan dan hutan seluas 116 hektare. Lahan tersebut diduga akan ditanami kelapa sawit oleh perusahaan tersebut untuk memperluas kebunnya.

Ini diketahui dari keterangan pihak Kejaksaan Tinggi Riau yang telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pihak kepolisian, terkait kebakaran lahan dan hutan di atas areal PT Alamsari Lestari (ASL) di Kabupaten Inhu.

"Sudah kami terima SPDP-nya beberapa waktu lalu. SPDP-nya diterima melalui Kejaksaan Negeri Rengat," ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Mukhzan, Rabu (28/10/2015).

Dalam SPDP tersebut, kata Mukhzan, tertera PT ASL selaku korporasi sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan. "Masih korporasinya. Tidak ada nama perorangan dari pihak korporasi," jelas Mukhzan.

Menurut Mukhzan, PT ASL, dijerat pasal berlapis yang mengatur tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. "PT ASL disangkakan melanggar Pasal 108 jo Pasal 69 ayat (1) huruf h atau Pasal 98 ayat (1), (2) atau Pasal 99 (1), (2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," terangnya.

Sementara itu, pimpinan PT Alamsari Lestari, Ir Andan beberapa waktu lalu kepada media menyebutkan bahwa perusahaannya adalah korban kebakaran lahan. 

"Kami adalah korban. Kerena sangat tidak mungkin kami melakukan pembakaran, kami tahu hukum dan resikonya. Saat musim kemarau, kami sudah berupaya melakukan kontrol dini guna mencegah terjadinya kebakaran. Kalaupun akhirnya terjadi kebakaran, itu sudah diluar prediksi kami dan disebabkan faktor dari luar," ungkapnya.

Selain itu, Ir Andan juga menerangkan bahwa pihaknya telah berupaya keras mengatasi dan melalukan pemadaman api yang melanda areal usahanya. "Dalam proses pemadaman, karyawan kami bertaruh nyawa dan kenal waktu untuk mengatasi kebakaran," sebutnya. 

R24/awa/ton 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru