riau24 Bunuh WNI, Warga Pakistan Dieksekusi Mati Pemerintah Saudi | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Bunuh WNI, Warga Pakistan Dieksekusi Mati Pemerintah Saudi

0
Ilustrasi algojo hukuman pancung (Foto: Dok. Okezone)
Berita Riau -  Bunuh WNI, Warga Pakistan Dieksekusi Mati Pemerintah Saudi

Jakarta-Riau24.com–Warga negara (WN) Pakistan yang terbukti membunuh warga negara Indonesia (WNI) bernama Bambang Sugianto dan Surati Widiastuti, pada hari ini dilaporkan telah dieksekusi mati (qishas) oleh Pemerintah Arab Saudi.

Laporan tersebut disampaikan pihak KBRI Arab Saudi di Kota Riyadh yang diteruskan kepada Direktorat Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

“Setelah proses persidangan yang berlangsung selama hampir 2,5 tahun, pada Mei 2015, Pengadilan Riyadh akhirnya menetapkan hukuman mati bagi Amal Jan Haj yang merupakan WN Pakistan pelaku pembunuhan. Pada hari ini, eksekusi mati dilakukan oleh otoritas Saudi,” ujar Koordinator Konsuler KBRI Riyadh, Dede Rifai, melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (28/10/2015).

“Sejak awal staf KBRI Riyadh bersama pengacara KBRI Riyadh, Muhammad al Qarni, terus menghadiri seluruh tahapan persidangan dan memperjuangkan keadilan bagi ahli waris korban,” lanjutnya.

Sebenarnya awalnya si pelaku dapat terbebas dari hukuman mati melalui mekanisme pemaafan oleh ahli waris korban, salah satunya dengan pembayaran diyat.

Namun hingga turunnya izin Raja Saudi untuk pelaksanaan eksekusi tidak pernah ada pembicaraan mengenai diyat. Pelaku yang bekerja sehari-hari sebagai sopir taksi tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk membayar diyat. Sementara itu, pemerintahnya tidak memberikan bantuan dalam rangka pembebasan dan pembayaran diyat.

“Seperti yang selalu kami sampaikan, tidak ada satu pun negara yang membayarkan diyat bagi warganya yang terbukti melakukan pembunuhan di Arab Saudi. Sebab, pembayaran diyat adalah urusan pribadi pelaku terhadap ahli waris korban” ucap Direktur PWNI dan BHI Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal.

Kasus ini sejatinya dimulai pada 2 November 2012. Ketika itu, kedua WNI ditemukan tewas dalam kamar yang terbakar dan dalam keadaan terkunci. Setelah dilakukan autopsi ditemukan terdapat tanda-tanda kekerasan.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku pembunuhan bernama Amal Jan Haj. Atas persetujuan dan disaksikan oleh putra kandung korban sekaligus ahli waris, Hendra Aryadi Prakoso, kedua jenazah WNI dimakamkan di Arab Saudi.

Sepanjang 2015, ini adalah eksekusi mati kedua yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi kepada pelaku pembunuhan WNI. Pada 21 April 2015, Pemerintah Arab Saudi juga mengeksekusi Said Ali al Qahtani karena melakukan pembunuhan terhadap WNI bernama Kikim Komalasari asal Cianjur pada 2010.

Berbeda dengan Amal Jan Haj yang diganjar hukuman mati oleh pengadilan, Said Ali al Qahtani diganjar dengan hukuman mati ta’zir yang hanya dapat diampuni oleh Raja. Namun, Raja ketika itu menolak memberikan ampunan meskipun pelaku diketahui merupakan warganya sendiri.

R24/rno/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru