riau24 Strategi Prajurit TNI Tetap Fit Padamkan Kobaran Api | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Strategi Prajurit TNI Tetap Fit Padamkan Kobaran Api

1
Prajurit TNI sedang memadamkan api di hutan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (REUTERS/Darren Whiteside)
Berita Riau -  Strategi Prajurit TNI Tetap Fit Padamkan Kobaran Api
Kayu Agung-Riau24.com-Setiap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas memadamkan api di Sumatra Selatan harus siap dengan dampak kesehatan asap bagi sistem pernafasan mereka. Oleh sebab itu, kesehatan dan asupan tenaga para anggota TNI pun harus selalu diperhatikan.

Salah seorang anggota TNI yang bertugas di lahan konsesi PT Bumi Andalas Permai, Letnan 1 Kavaleri Panji Prawira mengungkapkan bahwa asupan nutrisi dan juga vitamin para anggota TNI sangat terjaga selama mereka bertugas di lokasi.

Makanan yang Panji maksud adalah nasi kalengan khas buatan TNI yang memang selalu ada di tas para anggota TNI setiap mereka melakukan tugasnya.

"Makanan itu TNI didukung oleh makanan siap saji (ransum), ada susu, dan tidak lupa camilan berupa biskuit," kata Panji saat ditemui di posko kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (28/10/2015).

Tak hanya TNI saja yang mempersiapkan sendiri perbekalan makanan mereka, pihak perusahaan tempat mereka bertugas pun memberikan sejumlah makanan bagi para anggota TNI yang bergerak memadamkan api.

Makanan-makanan yang biasanya diberikan pada para anggota TNI adalah mi instan. Namun begitu Panji mengungkapkan bahwa makanan siap saji tersebut bukan menjadi makanan utama saat mereka sedang berada di dalam hutan.

"Kami ada persediaan makan untuk pagi, siang, dan sore. Jika makanan sudah habis maka kami baru masak mi instan," kata Panji. "Itu bukan makanan pokok, hanya tambahan saja."

Tak hanya makanan saja yang penting untuk kesehatan, anggota TNI pun tak boleh lupa untuk mengkonsumsi susu beruang. Susu tersebut dikonsumsi agar menetralisir racun yang masuk ke dalam paru-paru akibat kabut asap.

"Susu juga untuk netralisir paru-paru agar enggak kena infeksi saluran pernapasan akut," ujarnya.

Selama berada di lapangan untuk memadamkan api, anggota TNI diberi perbekalan dan peralatan yang sudah menjadi standar operasional prosedur TNI. Peralatan yang ada di antaranya adalah topi rimba, water bag, sarung tangan, kaca mata, dan tentunya masker.

Khusus di lokasi kebakaran di lahan konsesi PT BAP, jumlah anggota TNI yang diterjunkan berjumlah 130-an anggota. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga shift, yakni untuk tim pemadaman, untuk tim cadangan, dan untuk tim di posko memantau munculnya titik api baru. 

"Satu tim terdiri atas 30 sampai 40 orang," kata Panji.

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 27 Oktober 2017 16:17 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru