riau24 Gelar Sidang Rakyat Di Istana Negara | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

[Pojok Kampus] BEM Se Indonesia

Gelar Sidang Rakyat Di Istana Negara

0
Sidang Rakyat di Depan Istana Negara Putuskan Jokowi-JK Gagal
Berita Riau -  Gelar Sidang Rakyat Di Istana Negara
Jakarta–Riau24.com -Lebih dari 2000 Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan Sidang Rakyat pada Rabu (28/10) di depan Istana Negara.

Sidang Rakyat ini merupakan pengejawantahan Sikap Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM SI terhadap 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2015 yang lalu.

Aksi mahasiswa yang berasal dari 57 kampus ini dimulai dengan longmarch dari Patung Kuda menuju depan Istana Negara. Setelah dimulai dengan orasi dari para perwakilan BEM, aksi kemudian dilanjutkan dengan Sidang Rakyat. “Kami datang kesini dari berbagai penjuru nusantara untuk menyidangkan Bapak Jokowi atas pencapaian-pencapaian pemerintahannya selama 1 tahun ini,” tegas Bambang Irawan, Koordinator Pusat BEM SI sekaligus Presiden Mahasiswa Univ. Lampung.

Dalam Sidang Rakyat tersebut, masing-masing perwakilan mahasiswa menyampaikan dakwaan terhadap Presiden Jokowi di 8 Bidang, yang meliputi Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Energi, Kemaritiman, Lingkungan, dan Pangan. Setelah berlangsung selama 2 jam, Sidang Rakyat kemudian ditutup dengan pembacaan Putusan Majelis Hakim yang disambut teriakan keprihatinan dari seluruh massa aksi yang hadir.

“Dengan memperhatikan seluruh dakwaan dan kesaksian yang telah disampaikan, maka Majelis Hakim Sidang Rakyat memutuskan bahwa Presiden Jokowi telah gagal menjalankan pemerintahan RI dalam kurun waktu satu tahun ini dan memerintahkan Presiden Jokowi untuk merealisasikan seluruh tuntutan mahasiswa yang telah disebutkan dalam dakwaan selamat-lambatnya 100 hari kerja dari sekarang,” tutup Bambang Irawan, yang didaulat menjadi Hakim Ketua didampingi Reido Deskumar (Presma Univ.Andalas) serta Andi Aulia Rahman (Ketua BEM UI) sebagai Hakim Anggota.

“Adapun hal-hal yang kami angkat dalam dakwaan ini adalah seputar keberpihakan Presiden Jokowi terhadap rakyat kecil yang masih kami pertanyakan. Ada banyak sekali blunder kebijakan yang dilakukan. Mulai dari melepaskan harga BBM ke mekanisme pasar, pelemahan terhadap agenda anti korupsi, implementasi JKN yang masih amburadul, status freeport yang masih belum jelas, sampai penanganan asap yang begitu lamban,” ujar Bambang dalam Konferensi Pers sesaat setelah Sidang Rakyat ditutup.

”Kami berharap putusan Sidang Rakyat yang dibacakan tadi dapat segera direalisasikan oleh Presiden. Apabila gagal terealisasi, Jokowi akan kami minta mundur dari jabatannya sebagai Presiden,” tegas Bambang.

R24/mla/bmi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru