riau24 Islahkan Gatot-Erry, NasDem Minta Jabatan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Islahkan Gatot-Erry, NasDem Minta Jabatan

1
Pemeriksaan Gatot dan Evy. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Berita Riau -  Islahkan Gatot-Erry, NasDem Minta Jabatan
Jakarta-Riau24.com-Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh mengislahkan Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dengan wakilnya, Tengku Erry Nuradi, di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Mei 2015 lalu. Menurut pengakuan istri Gatot, Evy Susanti, partai berlambang elang itu meminta jatah jabatan di provinsi setempat.

"Iya memang ada (permintaan jatah SKPD usai islah)," kata Gatot usai diperiksa penyidik, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Gatot tak menjabarkan alasan terkait permintaan kursi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dimaksud. Pria berbaju biru dengan rompi "Tahanan KPK" ini buru-buru memasuki mobil yang akan membawanya ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

Namun, suami Evy Susanti ini tak menampik cara tersebut diambil untuk meredamkan perseteruannya dengan Erry. Gatot dan Erry kerap silang pendapat soal beragam kebijakan yang diambil. 

Erry merupakan Ketua DPW NasDem Sumatera Utara. Pertemuan itu diinisiasi oleh pengacara Gatot, OC Kaligis. Kaligis merupakan bekas Ketua Mahkamah Partai NasDem. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Surya Paloh, Gatot, Erry, dan Kaligis. 

Erry sendiri ketika usai diperiksa KPK pada Rabu (23/9/2015), mengaku hubungannya dengan Gatot rentan. Seringkali, keduanya tak sepaham dan gagal berkomunikasi. 

Dalih tersebut digunakan Erry dan Gatot untuk bertemu dengan Paloh di Kantor DPP NasDem, Jakarta, pada Mei 2015 lalu. "Itu yang ingin didamaikan Pak Surya Paloh," katanya.

Erry sendiri menampik telah terjadi pembahasan kasus.

Pertemuan Lanjutan

Setelah islah, Gatot rupanya bertemu dengan pengacaranya, OC Kaligis, dan eks Sekjen NasDem Rio Capella. Pertemuan terjadi di Restoran Jepang Hotel Mulia, Jakarta. Pengacara Rio, Maqdir Ismail, menampik pertemuan dipolitisir untuk memuluskan kasus yang menjerat Gatot di Kejaksaan Agung.

Kasus tersebut terkait penyelidikan dugaan korupsi dana bantuan sosial, Bantuan Daerah Bawaha (BDB), dan Dana Bagi Hasil (DBH), dan penyertaan modal BUMD di Pemprov Sumut.

Setelah pertemuan di Hotel Mulia, anak buah pengacara Kaligis bernama Fransisca Insani Rahesti bertemu dengan Rio Capella dan menyerahkan duit Rp200 juta, di Resto 48 Dimsum Place, Jakarta. Pengacara Rio, Maqdir Ismail, mengaku kliennya menerima duit suap tersebut. 

Menurut pengakuan Gatot saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/10/2015), ia meminta Rio untuk membantu komunikasi kasus yang menjerat Gatot di Kejaksaan Agung. "Pak Rio menyanggupi," kata Gatot.

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 06:29 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru