riau24 Mahasiswa Klaim Pemerintah Belum Konkrit Tangani Asap | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Universitas Riau:

Mahasiswa Klaim Pemerintah Belum Konkrit Tangani Asap

0
Berita Riau -  Mahasiswa Klaim Pemerintah Belum Konkrit Tangani Asap

Pekanbaru - Riau24.com - Semangat mahasiswa tidak ada habisnya. Terbukti sore kamis (29/10/2015), puluhan mahasiswa dari Universitas Riau (UR) melakukan aksi demo didepan kantor Gubernur Riau Jalan Jendral Sudirman.

Puluhan mahasiswa almamater biru langit memperotes kepada pemerintah yang belum ada langkah konkrit untuk menuntaskan permasalahan asap di Riau. Dimana sudah 3 bulan asap melanda Sumatera dan Kalimantan, khususnya provinsi Riau.

Seperti yang telah diberitakan dibeberapa media cetak dan online, asap sudah menelan korban jiwa yang tak sedikit dan asap juga membahayakan kesehatan terutama anak anak, ibu hamil dan lansia. Mereka menuntut agar pemerintah segera menangkap perusahaan perusahaan yang terlibat koorpirasi, dan juga mereka mendesak pemerintah agar mencabut izin perusahaan HTI dan HGU yang terbukti membakar lahan.

Selain itu massa aksi juga mendesak Plt Gubri dan Bupati se Riau untuk menyediakan tempat evakuasi yang steril sperti hotel hotel sebagai tempat evakuasi balita dan anak anak serta ibu hamil dan juga sekaligus menyediakan satu tabung oksigen untuk satu rumah.

Saat ditemui Indra R selaku kordinator lapangan mengatakan bahwa dalam demontsrasi kali ini mahasiswa UR menyediakan keranda serta sampel mayatnya.
"selain orasi kami juga melakukan pertunjukan dimana ada massa aksi yang berperan sakit sedang menghirup udara dari bantuan tabung oksigen sebagai bentuk simbolis bahwa sudah banyak korban dari bencana asap yang melanda Riau,"jelasnya.
R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru