riau24 Polres Siak Meringkus Dua Orang Pelaku Pembunuh Jumiati   | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Polres Siak Meringkus Dua Orang Pelaku Pembunuh Jumiati  

0
Dua Pelaku yang Diduga Pembunuh Jumiati
Berita Riau -  Polres Siak Meringkus Dua Orang Pelaku Pembunuh Jumiati  
Siak-Riau24.com-Jajaran Polres Siak ini, berhasil meringkus dua orang diduga pelaku curas telah melenyapkan nyawa dari Jumiati, istrinya Penghulu kampung Kuala Gasib, Basri Hasan. Dua pelaku diringkus, Kamis (29/10/2015).
 
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Hari Budiyanto membenarkan ini dan kini pihaknya sedang dalam perjalanan membawa pelaku itu. “Benar, sudah kita tangkap, dan pelakunya dua orang. Sekarang dalam perjalanan, mungkin jam 7 malam sampai di Polres,” sebut Hari Budiyanto.
 
Dia membenarkan, pelaku adalah dua orang dicurigai masyarakat setempat. Namun didalam hal itu,
Kasat masih enggan menjelaskan secara ditail kronologis dari pada penangkapannya.
 
Sebagaimana dlansir iberitakan sebelumnya, Jumiati wanita yang dikenal sering gunakan perhiasan emas mewah ini ditemukan dalam kondisi telah tidak bernyawa lagi. Tangan diikat, kaki diikat, hidung dan mulutnya tertutup rapat pakai lilitan lakban. Kejadian ini, Jumat petang (23/10/2015) sekitar pukul 18.15 WIB. 
 
Orang yng pertama menemukan Jumiati, adalah adik ipar korban yakni Adit. Dimana diketahu Adit setiap sore menghidupkan mesin diesel listrik untuk penerangan di rumah Basri Hasan.
 
Melihat jejak kejadian ini, warga setempat menduga pelaku curas itu pendatang berinisial R. Yang tinggal di rumah kontrakan dekat bersebelahan rumah Penghulu Kuala Gasib Basri Hasan. Serta diketahui, R merupakan pekerja lepas yang sering bekerja harian ldi kebun Basri Hasan.
 
Dugaan warga semakin menguat, pasalnya R sebelumnya ada pergi meninggalkan ini kampung Kuala Gasib sekitar dua pekan sebelum kejadian. Dia pun, pergi bersama seorang nenek yang tinggal satu kontrakan. Tapi, tiga hari sebelum kejadian, R datang lagi bersama rekannya. Warga setempat belum mengenal identitasnya. 
 
Selama tiga hari berada di rumah kontrakan itu, dia sering terlihat. Tetapi setelah kejadian, keduanya tidak tampak. “Kemaren, tadi pagi juga masih ada nampak, sore ini tidak nampak. Ia baru tiga hari ini datang lagi ke sini,” terang warga setempat takziah saat kejadian.
 
Menurut Kapolsek Kotogasib Iptu Dafris, motif kejadian ini adalah curas. Karena beberapa barang dalam rumah hilang. Diantaranya 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 warna hitam les merah tanpa nopol, 2 unit laptop, perhiasan korban, juga uang tunai sebesar Rp13..000.000.
 
Saat kejadian, korban ditemukan meninggal dunia berada di dapur rumahnya. Dengan kondisi mulut dan hidung dilakban, serta kedua tangan dan tangan terikat dengan lakban warna hitam. Ini tidak ada tanda-tanda pukulan benda tajam atau benda tumpul. Kemungkinan korban itu meninggal akibat tidak bisa bernafas.
 
R24/rul/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru