riau24 Pernyataan Keras PBB dan Palang Merah Buat Pemimpin Dunia | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pernyataan Keras PBB dan Palang Merah Buat Pemimpin Dunia

1
Menurut Peter Maurer (kiri), jumlah orang yang mengungsi saat ini bahkan melebihi saat Perang Dunia II terjadi.
Berita Riau -  Pernyataan Keras PBB dan Palang Merah Buat Pemimpin Dunia

Riau24.com-Pimpinan PBB dan Palang Merah mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang mereka lakukan. Mereka menuduh para pemimpin dunia "sangat tidak mampu berfungsi" di tengah berbagai konflik yang terjadi.

"Ini menafikan alasan berdirinya PBB," kata Sekjen PBB Ban Ki-moon.

Presiden Komite Internasional Palang Merah, ICRC, Peter Maurer mengatakan bahwa dunia jarang sekali menyaksikan penderitaan dan ketidakstabilan keamanan yang begitu besar.

Mereka mendesak ada langkah konkret untuk meringankan penderitaan warga sipil di tempat-tempat seperti Afghanistan, Nigeria, dan Suriah.

Menurut wartawan BBC Imogen Foulkes di Jenewa, ini adalah untuk pertama kalinya dua badan tersebut mengeluarkan pernyataan bersama sehingga mengindikasikan rasa putus asa terhadap penyebaran konflik di seluruh dunia.

'Kemanusiaan mendasar'

"Sebelumnya kita tidak pernah melihat begitu banyak orang yang berpindah," kata Maurer pada wartawan di konferensi pers bersama dengan Ban Ki-moon di Jenewa pada Sabtu (1/11).

Menurutnya, sekitar 60 juta orang di seluruh dunia harus mengungsi dari rumah mereka akibat konflik dan kekerasan - "jumlah terbanyak sejak Perang Dunia II".

Dalam pernyataan, dua pemimpin tersebut mengatakan bahwa perang yang terjadi sekarang dilakukan dengan "sangat mengabaikan hak kemanusiaan mendasar".

Menurut Maurer, fakta ini merujuk pada kombatan di konflik Afghanistan, Irak, Nigeria, Sudan Selatan, dan Yaman.

"Setiap hari, kita mendengar warga sipil tewas dan terluka dalam aksi pelanggaran aturan hukum internasional kemanusiaan yang mendasar, dan aksi ini diampuni sepenuhnya. Ketidakstabilan pun meluas. Penderitaan juga meningkat. Tak ada negara yang tak tersentuh," katanya.

Ban Ki-moon mengatakan, "Cukup sudah. Perang pun punya aturan. Sudah waktunya untuk menerapkan aturan tersebut."

Pengungsi dalam jumlah besar masih berusaha menyeberangi Mediterania menuju Eropa pada 2015 untuk menyelamatkan diri dari perang dan konflik di negara asal mereka.

PBB memperkirakan lebih dari 700 ribu orang menyeberang ke Eropa dengan perahu - sebagian besar pengungsi dari Suriah. Musim dingin yang segera datang tak mempengaruhi arus pengungsi.

R24/rno/bbc

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 10:26 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru