riau24 Hingga Oktober 2015, Seluas 2 Juta Hektare Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Hingga Oktober 2015, Seluas 2 Juta Hektare Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

1
Kebakaran Hutan dan Lahan se Indonesia ini Capai 2 Juta Hektar
Berita Riau -  Hingga Oktober 2015, Seluas 2 Juta Hektare Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia
 
Jakarta-Riau24.com-Hingga pada bulan Oktober 2015, sejak musim kemarau. Hal ini kebakaran hutan dan lahan di Indonesia ada seluas 2 juta hektare. Sebahagianya titik api berada di lahan konsesi milik perusahaan yaitu Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun pekebunan kelapa sawit.
 
Terkait bencana ini, muncul petisi di situs www.change.org, itu yang mengimbau pada penegak hukum menyelidiki dan menghukum para pejabat negara yang memberi izin pembukaanya hutan dan lahan di gambut.
 
Syahrul Fitra dalam petisinya ada meminta polisi tidak menghukum pembakar lahan. Dia menyebut Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan periode 2009-2014. Karena dari tahun 2010 sampai 2013 telah terjadi pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan lebih dari 1,3 juta hektare.
 
Angka ini bersumber dari data Departemen Kehutanan tahun  2010-2012, halaman 24 dan Dephut tahun 2013 halaman 3-6.  Selain itu, pada tahun 2012 juga telah diberikan izin pinjam pakai tambang di kawasan hutan sebesar 900.000 hektare. Angka ini juga bersumber dari Dephut, halaman 55.
 
"Semua izin ditandatangani Zulkifli Hasan, saat itu menjabat Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu periode 2009-2014." ujar Syahrul, sembari dia mengimbau pemerintahan Jokowi agar berani menelusuri lebih jauh akan halnya pelanggaran etika dan otoritas oleh Zulkifli Hasan dikepentingan pribadi dan partainya.
 
Dia menilai kesalahan semacam ini telah mengakibat kebakaran dan kerusakan hutan serta lahan gambut, yang merugikan jutaan manusia, menyebabkan kematian yang tidak diduga, sengsarakan ratusan hingga jutaan manusia.
 
"Jangan biarkan tragedi kabut asap berulang tiap tahun tanpa ada pertanggungjawaban dan akuntabilitas dari penyebab masalahnya," tulis Syahrul. Dia mendesak KPK melakukan investigasi terhadap dugaan korupsi dibalik keputusan pemberian izin konsesi tersebut.
 
Petisi Syarul diakhiri dengan hashtag #MelawanAsap. Petisi dimulai Jumat, 30 Oktober 2015. Hingga saat ini, petisi sudah ditandatangani 6.355 orang.
 
Zulkifli Hasan yang kini menjabat Ketua MPR membantah tuduhan itu. "Zaman saya kan ini namanya moratorium. Tidak boleh kasih izin apapun, tidak ada itu," katanya  saat dijumpai di Kantor DPP PAN, pada Sabtu, 31 Oktober 2015.
 
Ketua Umum PAN ini tidak gentar namanya diseret-seret didalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Apapun itu, katanya, tidak masalah buat dirinya dan akan hadapi. 
 
R24/rul/dtc
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 27 Oktober 2017 16:17 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru