riau24 Disebut Ikut Terima Suap APBD Riau 2015, Bagus Santoso Malah Tegaskan tak Terlibat | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Disebut Ikut Terima Suap APBD Riau 2015, Bagus Santoso Malah Tegaskan tak Terlibat

1
Suap APBD, NamaINama DPRD Riau Tercatat
Berita Riau -  Disebut Ikut Terima Suap APBD Riau 2015, Bagus Santoso Malah Tegaskan tak Terlibat
Pekanbaru_Riau24.com-Diketika persidangan dugaan suap APBD 2015, terungkap sejumlah nama-nana anggota DPRD Riau priode 2009-2014 lalu disebut penerima. Ini terungkap dari pengakuannya Riky Hariansyah yang merupakan mantan DPRD Riau tersebut.
 
Nama dari mantan DPRD itu ada Johar Firdaus Rp125 juta (Ketua DPRD Riau), Noviwaldy Jusman Rp40 juta (Wakil Ketua DPRD Riau), Hazmi Setiadi Rp 40 juta (Wakil Ketua DPRD Riau). Dan sejunlah anggota DPRD Riau yaitu Ilyas Labay Rp40 juta.
 
Juga ada Zukri Rp40 juta, Aziz Zaenal Rp40 juta, Bagus 
Santoso Rp40 juta, Iwa Sirwani Bibra Rp40 juta, Koko Iskandar Rp40 juta, Robim P Hutagalung Rp40 juta, Mansyur Rp40 juta, Rusli Efendi Rp40 juta, Abdul Wahid Rp40 juta, Ramli Sanur Rp40 juta, Nurzaman Rp30 juta,
Mahdinur Rp30 juta, Edi Yatim Rp30 juta, Syafrudin Saan Rp30 juta, Solihin Dahlan Rp30 juta dan Riky Hariansyah Rp50 juta.
 
Dari sejumlah nama-nama itu ada yang disaat ini terpilih kembali jadi anggota DPRD Riau priode 2014-2019. Terkait dari sejumlah nama anggota DPRD Riau priode 2009-2014, sebelumnya itu ada disebut Riky Riyansyah masuk dicatatan penerima dana suap RABPDP 2014 dan RAPBD murni 2015. Ini pada umumnya membantah.
 
Seperti pernyataan diungkap oleh Bagus Santoso saat dikonfirmasi terkait hal ini, bahkan membantah kalau dirinya terlibat dalam kasus tersebut. "Itu daftar rencana yang mau dikasih. Duitnya, siapa yang nyerahkan, saya tidak tahu. Aku saja gak ikut paripurna tuch," ujar Bagus Santoso.
 
Dikatakannya, dalam hal ini saat itu dirinya merupakan salah satu anggota DPRD Riau meinginkan APBD tersebut dibahas nantinya oleh anggota DPRD Riau priode 2014-2019 atau yang berikutnya. 
Makanya itu, sambungnya, tidak ikut Rapat Paripurna pengesahan APBD tersebut. 
 
Disinggung prihal kasus sekarang ini 'membawa' dirinya atas semua dugaan suap itu ? Bagus merupa Politisi PAN yang terpilih kembali jadi DPRD Riau 2014-2019, sebut bahwa semua akan dipercayakan kepada proses hukum. Dan pada masalah ini, dirinya percaya KPK sudah punya data dan alat bukti lengkap, biar itu secepatnya jelas perkara.
 
Sementara itu sebelumnya, para anggota DPRD Riau membantah kalau dirinya terlibat dalam kasus tersebut. Seperti penuturan dari Hazmi Setiadi, disaat ini kembali menjabat sebagai anggota DPRD Riau. Ia menyebutkan, dirinya ini sama sekali tidak terlibat dalam kasus suap itu. 
 
"Saya merasa, nama ditulis saja. Saya pun tidak mengetahui, dan tidak ada konfirmasi bahwa akan menerima uang tersebut. Ini jelas saat ditanyakan oleh pihak KPK di Sekolah Polisi Negara (SPN) saat pemeriksaan sebelumnya. Saya, juga menjawab kalau saya tidak menerima uang tersebut,” ujar pria yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Riau.
 
Senada juga diungkap Noviwaldy Jusman yang kini kembali terpilih dan menjabat Wakil Ketua DPRD Riau. Bahkan, dia juga tidak ikut di sidang paripurna pengesahan saat itu. Maka sambungnya, jadi heran juga mengapa ada nama di catatan akan menerima. Bahkan, ia menegaskan, bahwa dirinya ini 
termasuk orang yang tidak setuju kalau pengesahan itu diteruskan.
 
Mansyur saat ditanyai hal itu juga mengatakan, tidak ada menerima uang tersebut. Ia memperkirakan, nama-nama itu direncana untuk menerima. Namun ia tidak pernah dikonfirmasikan kalau akan terima uang tersebut. "Saya tidak tahu sama sekali. Kalau dari nama itu, sepertinya anggota Banggar saat itu," katanya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Gidion Hutagalung
Selasa, 22 Desember 2015 16:59 wib
tegakkan hukum & Keadilan
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru