riau24 Polres Rohul Gelar Uji Psikologis Kepemilikan Senjata Api | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Polres Rohul Gelar Uji Psikologis Kepemilikan Senjata Api

0
Ujian Psikologis Menembak Polres Rokan Hulu
Berita Riau -  Polres Rohul Gelar Uji Psikologis Kepemilikan Senjata Api

Rohul-Riau24.com-Sebanyak 125 anggota Polisi Polres Rohul mulai dari jajaran polsek dan personil polres mengikuti ujian psikologi terhadap kepemilikan senjata api (senpi) di salah satu hotel di Pasir Pengaraian, Senin (2/10/2015).

Uji psikologis menembak dan kepemilikan senjata untuk menyiapkan mental para anggota kepolisian Polres Rohul yang hendak memegang sejata api jenis pistol, maupun yang sudah memeliki senjata api selama ini.

Wakapolres Rohu Kompol Indra Setiawanl menerangkan, tes psikologis kali ini di utamakan bagi anggota Polisi yang berbaju preman, seperti Satuan Intelkam dan Satreskrim.

"Diutamakan yang berbaju preman, kalau jumlahnya sekitar 125an," ucap Kompol Indra Setiawan.

Diterangkan Kompol Indra, selain untuk menyiapkan mental anggota, ujian kali ini juga sebagai antisipasi terjadinya penembakan oleh oknum polisi yang bertugas di Polsek Kepenuhan yang dengan tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan senjata api.

“Ujian ini juga sebagai antisipasi atas terjadinya penembakan oleh anggota polisi di kepenuhan lalu,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) Polres Rohul, Kompol Yuliusmen mengatakan, hasil dari tes ini nantinya menentukan kelayakan bagi para anggota yang akan di bekali senjata api untuk melaksanakan tugas di lapangan.

"Tes psikologis ini akan menentukan siapa saja yang layak untuk memegang senjata," tandasnya.

Dalam Ujian Psikologis kali ini lanjut Kompol Yuliusman, ada Tiga syarat anggota yang akan layak memegang senjata api. Pertama anggota tersebut harus lulus ujian psikologis terlebih dahulu, kemudian kedua, dia harus lulus ujian menembak, minimal lulus tembak kelas tiga, dan terakhir yang ketiga, amggota itu harus mendapat rekomendasi dari pimpinan disatuannya

Selain itu ujian psikologi menembak ini dilakukan karena sebagian anggota masa izin pemakaian senjata yang dimilikinya sudah berakhir dan perlu perpanjangan izim kembali.

Ujian psikologi ini juga merupakan agenda rutin polri yang dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga tidak ada lagi anggota polri yang salah dalam menggunakan senpi, karena senpi dipergunakan sesuai atauran polri." Jelas kompol Yuliusman. 

R24/awa/ags 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru