Rabu, 03 September 2014
T.Edi Sabli ; "Independensi KPU, Itu Harga Mati."
0
R24/Net
T.Edi Sabli ;
Pekanbaru, (Riau24)-- Tengku Edi sabli, Ketua KPU Riau, mengatakan, untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilu 2014 nanti,  pihaknya akan tetap independen dan profesional dalam menyelenggarakan Kegiatan Pemilihan, Demikian hal tersebut disampaikan dirinya kepada Riau24 (27/3/13).

"Independensi KPU, itu harga mati dan kode etik profesional Kami." Tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, kendati saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah nanti, jika ada sejumlah calon yang pernah dan masih menjabat sebagai kepala daerah, yang kembali mendaftarkan diri, maka KPU akan tetap konsisten untuk tidak memihak.

"Meskipun nanti ada Pejabat yang mendaftar kembali untuk maju dalam Pilgubri, maka kami akan tetap konsisten dan netral." Tuturnya.

Selain itu, saat ditanyai R24, mengenai pengawasan KPU Provinsi Riau, terkait sirkulasi Penghitungan suara yang kerap terjadinya kecurangan, Ketua KPU Provinsi Riau inipun akan mencari strategi yang tepat, Utamanya suara yang dihitung dari TPS tidak berbeda dengan hasil akhir yang akan ditetapkan.

"Tentunya nanti kami Ada strategi mengenai pengawasan data tersebut, kita akan catat dengan teliti seluruh jumlah suara yang masuk dari TPS hingga ke Provinsi, sesuai atau tidak datanya," Paparnya.

Ditambahkan lagi olehnya, selain akan berkordinasi dengan petugas TPS, Edi sablipun  menghimbau kepada seluruh tim sukses Calon Kepala daerah dan Partai, agar menyiapkan saksi-saksinya untuk mengikuti perhitungan suara hingga selesai, agar ketika terjadi selisih suara, Pihaknya akan segera melakukan koreksi dengan mempertimbangkan data yang diperoleh dari saksi tersebut.

Sedangkan, masih dalam Keterangan Beliau, jika jelas dalam penelusuran KPU ternyata ditemukan Pelanggaran, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada petugas yang bersangkutan dan diberi sanksi sesuai dengan Peraturan yang berlaku.

"Kami berharap Para Calon kepala daerah, dan Caleg melalui Partai, supaya menyiapkan saksi yang kompeten (menguasai-red) sebagai data pembanding jika terjadi selisih, karena dalam undang-undang jelas, yang mengatakan, barang siapa yang merubah hasil pemilu maka akan di tindak dengan denda sebesar Rp. 1 Miliar." Tukasnya.

Diakhir beliau menjelaskan kembali, untuk mensukseskan pemilihan umum dan Kepala Daerah Gubernur Riau tahun 2013 ini, KPU sangat Terbuka, selain itu juga Menurut dirinya, sinergisitas antara Bawaslu dan KPU Provinsi Riau itu, harus terjalin dengan baik agar dapat melaksanakan Pemilu dengan Jujur, Bersih tanpa Kecurangan.

"Kita harus bersinergi, KPU dan Bawaslu untuk menciptakan Pemilukada dan Pemilu 2014 nanti Bersih tanpa kecurangan." Tandasnya.(Fes)
Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com