riau24 Jajaran Pati Korem 031/WB Turun ke Meranti | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pantau Lokasi Karlahut Dan Memotivasi Tim Pemadam

Jajaran Pati Korem 031/WB Turun ke Meranti

0
Terlihat Kasrem 031/WB, Kol. Czd Inyoman Parwata, bersama Dansatgas PRCPB TNI, Kol. Inf. Dendi Suryadi, Kasiopsrem 031/WB, Letkol. Inf. Saad Miyanta, Letkol. Psk Sholihin Danyon Paskas, Kabid BPBD Riau. (Foto : Humas Meranti)
Berita Riau -  Jajaran Pati Korem 031/WB Turun ke Meranti

Meranti-Riau24.com- Terkait Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Kabupaten Kepulauan Meranti tepatnya di Tanjung Balak dan Desa Bandul sudah dapat diatasi, meski begitu aparat TNI yang tergabung dalam Tim pemadaman api masih berada dilokasi untuk mengantisipasi terjadinya kembali Karlahut. Dalam rangka melihat secara langsung kondisi Karlahut dilapangan sekaligus memberikan motivasi atas kerja keras anggota TNI dilokasi Karlahut namun Kasrem 031/WB tetap turun ke Meranti, Selasa pagi (3/11/2015)

Sekitar pukul 10.30 Wib, menggunakan Helikopter TNI AD rombongan yang terdiri dari Kasrem 031/WB Kol. Czd Inyoman Parwata Dansatgas PRCPB TNI Kol. Inf. Dendi Suryadi, Kasiopsrem 031/WB Letkol. Inf. Saad Miyanta, Letkol. Psk Sholihin Danyon Paskas, Kabid BPBD Riau Akhyar mendarat di halaman kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.

Kedatangan Kasrem 031/WB dan rombongan disambut langsung oleh Asisten II Sekdakab Meranti, Ir Anwar Zainal, Kadis Kehutanan Meranti, Ir Makmun Murod, MM, Wakapolres Meranti, Kompol STP Manulang, Danramil Selatpanjang dan jajaran Pemda Meranti lainnya.

Sesampainya di kantor Bupati, Kasrem 031/WB langsung menggelar rapat koordinasi bersama Asisten II Sekdakab Meranti, Anwar Zainal dan Kadis Kehutanan Meranti, Makmun Murod, dalam rapat tersebut Kasrem melakukan pemetaan kondisi Karlahut di Meranti dengan menghimpun semua informasi sekaligus memberikan masukan soal antisipasi Karlahut kedepan, salah satu solusi yang ditawarkan yakni pembuatan Blocking Kanal di area kebun masyarakat.

Pembuatan Blocking kanal oleh aparat TNI dinilai berhasil melembabkan lahan gambut seperti yang dilakukan di Kalimantan sehingga Karlahut dapat diantisipasi. "Blocking Kanal sesuai perunjuk Panglima TNI dilokasi Karlahut di Kalimantan, Oktober lalu kepada Damrem dan Dandim yang wilayahnya terjadi Karlahut. Ketika itu Panglima TNI menunjukan kanal yang telah dibuat Sat TNI AD, sebagai contoh untuk yang akan dibuat dimasing-masing wilayah rawan kebakaran," jelas Kasrem dimana pertemuan itu juga dihadiri oleh Pimpinan Perusahaan PT RAPP dan Sinar Mas. 

Lebih jauh dijelaskan Kasrem, dalam pertemuan antara Panglima TNI dan Perusahaan disepakati melalui MoU pihak perusahaan dalam hal ini PT Sinar Mas berjanji akan membantu pembuatan Blocking kanal dilahan perkebunan masyarakat. "Perusahaan berjanji membantu masyarakat membuat kanal diluar lahan konsesi perusahaan, ini tindak lanjut MoU dengan pihak PT Sinar Mas," jelasnya lagi.

Rencana yang disepakati melalui MoU antara Perusahaan dengan Panglima TNI untuk membuat Blocking Kanal dikawasan gambut rawan Karlahut, mendapat apresiasi dari Ir. Anwar Zainal dan Kadishut M. Murod.

Menurut Murod pembuatan Blocking Kanal dan pemadaman langsung dilokasi jauh lebih efektif dibanding Bom Air lewat Udara. "Pemadaman lewat Helicopter tak memberikan dampak signifikan," aku Murod.

Namun untuk pembuatan Blocking Kanal dijelaskan Murod membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dari penghitungan tim Dinas Kehutanan untuk satu Kanal dengan Lebar dan Kedalaman 3 M membutuhkan biaya 17 juta, dan diseluruh Meranti dibutuhkan 900 Pintu Klep Kanal.

Saat ini dalam upaya pembuatan Block Kanal dilahan masyarakat, pihak TNI melakui Koramil dan Babinsa tengah melakukan pemetaan. Sehingga pembuatan Blocking Kanal benar-benar mampu mengatasi Karlahut kedepan. "Kita menginginkan tidak terjadi lagi kebakaran, sesuai dengan harapan pemerintah saat ini," ujarnya terkait antisipasi Karlahut.

Dalam mengantisipasi Karlahut, diakui Kasrem selain membuat Blocking Kanal tim gabungan TNI juga akan membuat sumur artesis serta embung (Waduk).

Sekedar informasi, usai meninjau Karlahut di Meranti rombongan Kasrem 031/WB langsung bertolak ke Pelalawan untuk meninjau lokasi Karlahut disana.

R24/awa/ndi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru