riau24 Roni : Pantasnya Teluk Belitung Disebut Kota Sapi | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Roni : Pantasnya Teluk Belitung Disebut Kota Sapi

0
Ilustrasi Foto sapi berkeliaran di jalan umum
Berita Riau -  Roni : Pantasnya Teluk Belitung Disebut Kota Sapi

Meranti-Riau24.com-Nampaknya upaya Pemerintah dan Upika Kecamatan Merbau yang didukung oleh masyarakat tempatan untuk menertibkan hewan ternak, seperti sapi dan kambing sama sekali tidak diindahkan oleh pemilik hewan ternak.

"Buktinya sampai hari ini (Selasa,red) hewan peliharaan, terutama hewan ternak sapi tetap saja berkeliaran disekitar pemukiman warga", anehnya hewan ternak sapi ini semacam tidak memiliki tuan atau pemiliknya, karena selain berkeliaran di siang hari, malahkan yang dikeluhkan masyarakat tempatan sapi tersebut meraja lela mencari makan di sana sini pada malam harinya.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Kelurahan Teluk Belitung, Roni menyebutkan kepada Riau24.com, Selasa (03/11/2015). Dikatakannya, warga Teluk Belitung saat ini dihadapkan dengan keluhan hewan ternak Sapi semacam sudah tidak terpeliharakan lagi oleh pemiliknya sendiri, ujarnya.

Padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan melalui rapat bersama dengan Upika Kecamatan Merbau, mengegaskan kepada pemilik hewan ternak tersebut dapat mengurusnya sebagai mana yang diharapkan pemerintah setempat, papar Roni.

"Dia menuturkan, kita mengharapkan kepada UPT Dinas Perternakan dan Perkebunan Kecamatan Merbau menegaskan kepada pemilik hewan ternak Sapi tersebut dapat mengurus sapinya secara baik, dan tidak meresahkan lingkungan masyarakat tempatan, pintanya.

Warga juga merasa tidak nyaman dalam bercocok tanam, seperti pisang habis diluluh lantaknya pada malam hari, Sapi tersebut sudah seakan-akan tidak bertuan lagi. Ia mengaku, kita sering melihat Sapi berkeliaran pada malam harinya, coba kita lihat dilapangan volly Ball tidak berjauhan dengan Kantor Camat Merbau sana, ramai dimalam harinya Sapi tersebut berkeliaran, keluhnya. 

"Andaikan sapi ternak ini tidak terbenahi, jadi apa kota Teluk Belitung, apa pantasnya disebut kota sapi!!, ini menyangkut kenyaman lingkungan dan keresahan buat warga tempatan, "jangan pandang sebelah mata", mari sama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita guna kesehatan dan kenyamanan daerah kita sendiri kedepannya, ujarnya berharap. 

"Taik sapi berserakan" malu kita melihat kota kita seperti kampong yang tidak terurus, sendirnya.

R24/awa/ndi 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru