riau24 Pemkab Rohul Dukung PLN Membangun SUTET GI | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pemkab Rohul Dukung PLN Membangun SUTET GI

0
Kadistamben Rohul Bersama PLN
Berita Riau -  Pemkab Rohul Dukung PLN Membangun SUTET GI

Rohul-Riau24.com-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) siap mendukung PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mensukseskan program pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) menuju Gardu Induk (GI) di Dusun Pasir Jambu, Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah.

Hal itu terungkap dari diskusi dan koordinasi konstruktif, antara Tim Pembabasan Tapak Tower SUTT, PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau (WR-KR), Enrizal Mustafa dan Staf Unit Induk Pembanguan (UIP) PLN Wilayah Sumut, Aceh, Sumbar, Riau dan Kepri, Ikbal, Manager PLN Pasirpengaraian Andi Parasetya, serta anggota lain dengan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Rohul Yusmar Yusuf serta staff.

Pada acara di ruang Kantor Distamben Rohul, Selasa (3/11/2015), dengan agenda pembangunan SUTET 150 Kilometer Volt (KV). Dalam dialog dan koordinasi tersebut, Pemkab Rohul siap memfasilitasi serta dukung pihak PLN untuk merealisasikan program tersebut.

Disampaikan Tim Pembebasan Lahan PLN WR-KR, Enrizal, bila pembangunan SUTET-Tower, butuh dukungan langsung dari masyarakat. Karena, dari Bangkinang, Kabupaten Kampar sampai ke Pasir Jambu Desa Rambah Tengah Hilir-Rohul ada 450 titik tapak tower.

"Dengan jumlah itu, baru terbebaskan 30 titik. Bila dipersentasikan baru sekitar 5 pesren, dan bila nantinya ada dukungan dari masyarakat yang tanah terkena pembebasan itu, kita yakin pekerjaannya akan berjalan dengan se efektif mungkin," ucap Enrizal.

Katanya lagi, bila GI di Pasir Jambu sudah terbangun dengan baik, selain persoalan listrik yang sekitar 15 persen lagi di Rohul akan tuntas juga akan tumbuh industri, perekenomian serta dunia usaha yang semakin maju. Sebab listrik menjadi kebutuhan pokok dan menjadi tolok ukur kemajuan satu pembangunan.

"Kita memberi apresiasi ke Pemkab Rohul khususnya Kadistemben Rohul Yusmar Yusuf, yang dinilai selalu Well Come dan mendukung sepenuhnya dalam mensukses kegiatan ini," ujarnya.

Sedangkan menurut Staf Unit Induk Pembanguan (UIP) PLN Wilayah Sumut, Aceh, Sumbar, Riau dan Kepri, Ikbal menjelaskan, itu perlunya kebersamaan untuk mensukseskan baik dari PLN sendiri, Pemkab Rohul, camat, Kepala Desa (Kades) dan masyarakat itu sendiri.

"Bila kita semua sudah punya niat di dalam hati untuk mengarahkan kepada kebaikan, otomatis semua program yang kita jalani itu pasti berjalan dengan sukses," ucapnya.

Jelasnya, bahwa perlu diingat bila pembebasan lahan tersebut, pihaknya akan membayar biaya lahan dan tanam-tanaman saja, untuk satu tapak tower itu rata-rata luasnya 14 x 14 meter, PLN sistemnya lahan itu akan dipakai selamanya, tidak komersil seperti tower-tower lainnya.

"Dengan adanya PLN, akan berampak ke masyarakat termasuk kesejahteraan, adanya pertubuhan pabrik, industri, temasuk kebutuhan masyarakat dalam energi listrik akan terpenuhi, Alhamdulillah, setelah kita lakukan komunikasi dengan Kadistamben Rohul sudah ada titik terang dalam kegiatan ini bisa kita tuntaskan," sebutnya.

Ikbal juga menyatakan, tim pembebasan lahan dari Bangkinang, Kabupaten Kamparsampai ke GI Dusun Pasir Jambu, Desa Rambah Tengah Hilir-Rohul, berjumlah empat orang dan akan bekoordinasi dengan PLN Riau, PLN Pasirpengaraian dan pemerintah setempat, termasuk perusahaan-perusahaan yang terkena dampak dari pembangunan tower tersebut.

"Sehingga perlu adanya komunikasi persuasif, komunikasi komunikatif, sehingga target-target untuk menuntaskan energi listrik di Rohul bisa terselesaikan dengan baik," ucapnya.

Sementara, Kepala Distamben Rohul Drs. Yusmar Yusuf M.Si mengakui untuk mensukseskan program energi listrik di Rohul dari PLN, dirinya sudah berkoordinasi dengan Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si dan Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM.

"Pimpinan kita di daerah ini sangat mendukung, karena kita bersama-sama menyadari kalau energi listrik ini memang sangat dibutuhkan dan diharapkan, nanti masyarakat harus bisa memahami, kalau biaya penganti lahan dan tanaman itu, tidak sama dengan tower-tower komersil lainnya," paparnya.

Yusmar mengatakan bahwa di Rohul ada tujuh kecamatan yang akan dilalui SUTT tersebut, yakni Kecamatan Kabun, Tandu, Ujung Batu, Rambah Samo, Ramba dan Rambah Hilir. Nanti akan divalidasi datanya kembali, sampai ke tingkat desa, barulah nanti diketahui berapa desa di Rohul yang akan ada titik pembebasan lahan tersebut.

"Ini tidak terlepas dari keterlibatan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa, khususnya masyarakat pemilik tanah-lahan dan tanaman, pokoknya kita samakan presepsi untuk mebangun daerah supaya menjadi yang lebih baik kedepannya," pungkas Yusmar.

R24/awa/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru