riau24 Ahok: Orang Tahunya Gubernur Jakarta Bodoh Urus Sampah | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Ahok: Orang Tahunya Gubernur Jakarta Bodoh Urus Sampah

0
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Berita Riau -  Ahok: Orang Tahunya Gubernur Jakarta Bodoh Urus Sampah
Jakarta-Riau24.com-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mau disalahkan dalam mengatasi masalah sampah ibu kota terkait adanya peran pihak swasta yang selama ini mengelola sampah warga Jakarta. 

“Dulu Jakarta swasta yang ambil (mengelola) sampah semua, semua penuh sampah. Yang namanya (pintu air) Manggarai ada kasur, sofa segala macam penuh. Wanprestasi enggak swastanya? Orang mana tahu swasta, orang bilang gubernurnya goblok karena kotor kan,” kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Ahok juga keberatan jika dimasalahkan dengan mengambil alih pengelolaan sampah dari pihak swasta. Bagi Ahok seharusnya pihak yang disalahkan karena tidak beres dalam mengelola sampah adalah swasta. 

“Dulu semua sungai penuh sampah enggak di DKI? Pakai swasta kan? Waktu saya ambil alih tahun 2013, semua mengatakan hati-hati loh bak sampah. Terus truk sampah enggak bisa dibeli, alat berat enggak bisa dibeli kan 'dikerjain'. Ya saya sabar saja,” tutur Ahok.

Ahok lantas mencontohkan sejak Pemprov DKI mulai ikut mengurusi pengelolaan sampah hasilnya sudah mulai terlihat yaitu sungai-sungai menjadi lebih bersih. 

“Jadi patokannya sederhana saja. Kalau ada swasta bisa lakukan (pekerjaan) dengan baik, ya kita ngapain pusing? Ngapain kita mau ambil, karena kamu wanprestasi. Kalau dibilang DKI wanprestasi benar karena si swasta yang ditunjuk wanprestasi. Ya kalau begitu mendingan saya ambil alih dong,” ujarnya.

Ahok mengaku siap menghadapi apapun pertentangan dari pihak-pihak yang menolak pengambilalihan pengelolaan sampah oleh Pemprov DKI. 

“Jadi kalau nanti saya ambil alih, Bekasi mau marahin saya, mau apa, ya saya akan hadapi, tapi jelas, saya yang kerja, kalau ini kan nggak, duit dia (swasta) yang dapat, terus Bekasi juga nggak dapat, cuma masyarakat Bekasi tanda kutip yang dapat, kalau mau total masyarakat Bekasi yang dapat, uangnya masuk APBD Bekasi dong,” beber Ahok. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru