riau24 Ternyata Jarang Isi Bensin Full Tank Berbahaya | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Tips Dan Trik

Ternyata Jarang Isi Bensin Full Tank Berbahaya

0
Petugas mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, di Jakarta, Sabtu (17/1/2015). (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)
Berita Riau -  Ternyata Jarang Isi Bensin Full Tank Berbahaya

Riau24.com-Salah satu perilaku yang kerap dilakukan para pemilik kendaraan yakni mengisi bahan bakar kendaraannya tidak full. Hal itu dilakukan karena berbagai alasan, mulai dari kocek yang terbatas hingga malas. Bahkan, tak jarang pula sebagian pengendara mengisi bensin saat kendaraan hanya akan digunakan saja.

Dilansir situs resmi Toyota, kebiasaan tersebut ternyata tidak dianjurkan dan membawa dampak buruk di jangka panjang.

Disebutkan, dengan minimnya volume bahan bakar yang tersedia, pompa bahan bakar tidak berada dalam posisi yang terendam. Jika demikian, kecenderungannya mobil  kerap bermasalah jika tengah bermanuver, karena berkaitan dengan asupan bensin yang dipasok.

Bahayanya, mesin mobil bisa berhenti secara mendadak karena terputusnya asupan bensin dan tidak menutup kemungkinan juga akan tertabrak oleh kendaraan yang tepat berada di belakang. Apalagi jika kondisi tersebut terjadi di jalan bebas hambatan.

Selain itu, dampak buruk lainnya, tangki yang tidak terisi penuh akan menyebabkan ruang kosong di dalamnya semakin luas, sehingga menyebabkan terjadinya proses kondensasi. Kondensasi adalah pengembunan atau perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas (atau uap) menjadi cairan.

Menurut Kepala Bengkel Mobil RAPI46, Agus Susanto, uap air yang terdapat dalam tangki pada akhirnya akan berubah menjadi titik air dan mengendap dalam tangki kendaraan. Alhasil, logam material tangki akan cepat berkarat.


"Jumlah udara dalam tangki yang kosong akan semakin banyak. Artinya, potensi karat yang ditimbulkan juga lebih besar. Banyaknya kotoran yang terdapat dalam tangki, filter bensin dan pompa bensin (rotak) harus bekerja lebih keras dan bisa menimbulkan panas, akibatnya, rotak bisa mati sendiri," ujar dia di situs resmi bengkel Mobil RAPI46.

Kata dia, jika proses gempuran karat sudah menggejala, tentu potensi tangki bocor akan semakin luas.

"Apalagi kalau (kendaraan dengan bensin tak penuh) sering digunakan siang saat matahari tengah terik-teriknya. Penguapan akan semakin cepat di tangki dan tangki bensin akan mudah karatan. Kalau sudah begitu, maka akan mudah bocor," kata dia.

R24/rno/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru