riau24 Aplikasi WhatsApp Cs Terancam Ilegal? | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Aplikasi WhatsApp Cs Terancam Ilegal?

0
Belum lama ini Inggris mengajukan undang-undang soal penyadapan, dan ini bakal berdampak pada aplikasi seperti WhatsApp, iMessage dan lainnya. (Tim Reckmann/Flickr)
Berita Riau -  Aplikasi WhatsApp Cs Terancam Ilegal?
London-Riau24.com-Belum lama ini Inggris mengajukan draft aturan baru terkait kekuasaan penyelidikan atau Investigatory Powers Bills. Undang-undang ini bisa dibilang kontroversial, khususnya bagi para penyedia aplikasi pesan instan seperti Whatsapp dan iMessage.

Pokok isi undang-undang tersebut adalah, memberikan keleluasan bagi pemerintah sebagai pihak yang mengawasi segala bentuk komunikasi yang dilakukan oleh warga dalam bentuk apa pun. 

Dengan adanya Undang-undang ini, berarti pemerintah bisa mendengar segala percakapan melalui telepon, membuka data email, bahkan meretas perangkat tertentu untuk keperluan penyelidikan.

"Perusahaan-perusahaan telekomunikasi di Inggris diharuskan memberikan akses bagi pemerintah sebagai pihak yang memiliki otoritas untuk mendapatkan akses terkait data-data pelanggan yang ada," tegas Theresia May, salah satu anggota parlemen Inggris yang dikutip oleh The Telegraph.

May menjelaskan bahwa undang-undang ini diharapkan nantinya dapat menekan angka tindak pidana kriminal melalui Internet di era digital ini, seperti terorisme.

Di sisi lain, hal ini menjadi dilema bagi pihak-pihak perusahaan telekomunikasi seperti Whatsapp dan Apple iMessage. Dua aplikasi ini beroperasi dengan sistem enkripsi, artinya seluruh pihak ketiga tidak akan bisa membaca pesan yang lewat. 

Sebenarnya ini dibuat agar percakapan pengguna lebih aman, tapi berarti ini juga menentang aturan yang baru saja berlaku di Inggris soal penyadapan yang boleh dilakukan pemerinta. Alhasil, pemakaian keduanya terancam dilarang.

Sampai sejauh ini, pemerintah Inggris masih berusaha membujuk para perusahaan telekomunikasi untuk mau tunduk terhadap implementasi undang-undang baru ini, serta untuk menerapkan perjanjian internasional. 

Hal ini memang terlihat sulit, apalagi masyarakat juga banyak yang merasa bahwa privasinya terancam akibat UU ini.

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam