riau24 Soal 'Habis Terbakar Terbitlah Sawit', ini Kata Bos RGE | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Soal 'Habis Terbakar Terbitlah Sawit', ini Kata Bos RGE

0
Sawit baru di lahan terbakar di kalimantan. (VIVA.co.id/Twitter @Sutopo Purwo Nugroho)
Berita Riau -  Soal 'Habis Terbakar Terbitlah Sawit', ini Kata Bos RGE
Riau24.com - Setelah kebakaran hutan mereda dan hutan telah rata dengan tanah, di beberapa daerah muncullah bibit-bibit sawit baru. Hal itu memperkuat dugaan bahwa kebakaran hutan terjadi karena rencana membuka lahan sawit baru. 
 
Menanggapi hal tersebut, Direktur Royal Garden Eagle (RGE), Anderson Tanoto, menyayangkan hal tersebut. Sebab, oknum yang melakukan penanaman tersebut, semakin mencoreng citra perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
 
"Orang yang tanam harus ditangkap. As simple as that," ujarnya ketika berbincang dengan wartawan di Singapura, Rabu 4 November 2015. 
 
Penegak hukum diharap, dapat mengungkap siapa yang melakukan penanaman. Jika terbukti ada perusahaan yang 'nakal' harus ditindak tegas.
 
"Jadi harus ditegaskan hukumnya. Karena kalau tidak tegas, tahun depan akan kejadian lagi," tambahnya. 
 
Sebagai informasi RGE adalah induk perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Peper (RAPP) dan perusahaan perkebunan Asian Agri. Yang hingga kini telah memiliki lahan perkebunan sebesar 160 ribu hektare, terdiri dari 100 ribu hektare perkebunan inti dan sisanya perkebunan petani plasma dan swadaya, yang sebagian besar berada di pulau Sumatera. 
 
Bantah terlibat pembakaran hutan
 
Anderson menjelaskan, fokus salah satu anak usahanya adalah produksi kertas. Karena itu dia mengklaim tidak mungkin perusahaannya membakar bahan baku produknya sendiri. 
 
"Itu tidak masuk akal. Tidak mungkin kami bakar kayu yang kami hargai, mana mungkin kami menyediakan 1.000-2.000 hektare lahan harus bakar," ungkapnya.
 
Selain itu menurutnya, saat ini perusahaannya tidak berencana untuk melakukan ekspansi lahan perkebunan.
 
"Di Asian Agri kami tidak ekspansif selama 10 tahun. Kalau menuduh, terserah mau bilang apa," tambahnya.

R24/rno/viv 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam