riau24 Perangkat Desa di Rohul Pelatihan Kelola ADD di Yogyakarta dan Batam | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Perangkat Desa di Rohul Pelatihan Kelola ADD di Yogyakarta dan Batam

0
Wakil Bupati Rohul Hafith Syukri saat melepas Sekretaris Desa dan Bendahara di Convention Hall Mamic
Berita Riau -  Perangkat Desa di Rohul Pelatihan Kelola ADD di Yogyakarta dan Batam

Rohul-Riau24.com - Untuk meningkatkan cara pengelolaan dana desa, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) mengirimkan 147 Sekretaris Desa (Sekdes) dan Bendahara Desa dari 147 desa untuk mengikuti pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa di DI Yogyakarta dan Batam Kepulauan Riau.

Sebelum Berangkat, semua peserta pelatihan dilepas resmi Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, di Convention Hall Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpengaraian, dihadiri Kepala BPMPD Rohul Drs. H. Yusri M.Si, serta para Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara Desa se-Rohul.

Wabup Hafith Syukri menyatakan pelatihan pengelolaan keuangan ini merupakan suatu hal yang mendesak. Karena Perkembangan Pemerintahan Saat ini sudah jadikan desa sebagai ujung tombak yang di tandai dengan banyaknya dana yang akan masuk ke desa baik dari APBN, APBD I serta APBD II.

"Sehingga perlunya diberikan pembekalan ilmu bagi desa, agar nantinya mereka memahami bagaimana sebenarnya sistem pengelolaan keuangan desa, selain itu dengan diberi pelatihan, di harapkan semua desa memahami pertanggungjawaban dan mana saja yang bisa dilakukan dengan uang rakyat," jelas Wabup Hafith.

Dirinya menerangkan, dengan besarnya dana desa yang mengalir ke desa saat ini, memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Sehingga diperlukan peningkatan pemahaman desa agar uang yang sudah masuk ke desa bisa dipertanggungjawabkan rupiah demi rupiah.

"Kita tidak menginginkan, uang yang masuk ke desa tidak bisa dipergunakan, apalagi nantinya bisa menjerat kepala desa, sekdes ataupun bendahara desa karena tersandung kasus hukum karena tidak bisa mempertanggung-jawabkan," imbau Hafith lagi.

Hafith juga mengharapkan, seluruh peserta pelatihan bisa benar-benar memanfaatkan pelatihan ini untuk menyerap ilmu dari narasumber yang akan berikan materi pelatihan nantinya. Sehingga pengelolaan dana desa ini jelas serta tidak menimbulkan kerancuan di bawah.

"Kita berharap, semua narasumber yang nantinya berikan pelatihan dari Kementrian Dalam Negeri, bisa berikan pemahaman yang jelas sejauhmana dana APBN bisa digunakan."

"Lalu item pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan, sistem pertanggung-jawaban bagaimana sehingga tidak menimbulkan Kerancuan di desa," tandas Wabup Hafith.

R24/awa/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru