riau24 Indosat Rugi Rp 1,2 Triliun Akibat Depresiasi Kurs | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Indosat Rugi Rp 1,2 Triliun Akibat Depresiasi Kurs

0
Kantor dan Gedung Indosat (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Berita Riau -  Indosat Rugi Rp 1,2 Triliun Akibat Depresiasi Kurs
Jakarta-Riau24.com - PT Indosat Tbk mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 1,22 triliun  selama periode Januari-September 2015. Kerugian tersebut lebih rendah dibandingkan dengan rugi bersih periode yang sama tahun lalu Rp 1,33 triliun. 

Faktor depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi penyebab utama kerugian perusahaan telekomunikasi itu. Hal itu tercermin dari rugi selisih kurs Indosat yang mencapai Rp 2,32 triliun, melonjak 1.487 persen dibandingkan dengan  angka yang dicatatkan perseroan pada sembilan bulan pertama tahun lalu Rp 146,7 miliar. 

Apabila dibandingkan tiga bulan sebelumnya, rugi bersih Indosat juga meningkat pada kuartal III 2015 dari Rp 278,9 triliun menjadi Rp 388,2 triliun. 

Dalam laporan keuangan yang dirilis perseroan, Jumat (6/11/2015), Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp 6,96 triliun pada kuartal III 2015, meningkat 7 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya Rp 6,52 triliun. 

Secara kumulatif, pendapatan yang dikumpulkan Indosat dalam sembilan bulan pertama 2015 mencapai Rp 19,58 triliun, naik 10,5 persen dibandingkan dengan perolehan periode yang sama tahun lalu Rp 17,7 triliun. 

Pendapatan terbesar Indosat didapat dari bisnis seluler, yakni sekitar 82 persen. Sisanya didapatkan perseroan untuk lini bisnis non-seluler. 

Sementara dari sisi beban usaha, emiten berkode ISAT ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 6,1 triliun pada Juli-September 2015, meningkat  sedikit dibandingkan dengan kuartal III 2014 yang sebesar Rp 5,98 triliun. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru