riau24 Alasan Pemerintah Harus Hemat Subsidi Listrik | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Alasan Pemerintah Harus Hemat Subsidi Listrik

0
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Berita Riau -  Alasan Pemerintah Harus Hemat Subsidi Listrik

Bogor-Riau24.com - Pemerintah akan segera mencabut subsidi listrik bagi golongan 900 VA mulai tahun depan. Hal ini dikarenakan, subsidi tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memaparkan, pelanggan listrik bersubsidi 900 VA banyak yang berasal dari golongan masyarakat mampu. Sehingga, perlu dilakukan pencabutan secara selektif terkait subsidi listrik tersebut.

"Perbandingannya pada 2003 subsidi listrik itu Rp34 triliun. Kita 2005-2006 karena harga minyak naik jadi costnya tinggi," kata dia di Hotel Harris Sentul, Bogor, Sabtu (7/11/2015).

Menurutnya, kecilnya subsidi listrik pada 2003 lalu karena Pemerintah sangat selektif terhadap pelanggan listrik yang disubsidi. Sebab, hanya pelanggan berkapasitas 450 VA dan konsumsi 60 Kw yang mendapatkan subsidi.

Sebagai informasi, anggaran subsidi listrik pada 2015 ini sebesar Rp73,1 triliun. Kemudian, pada 2016 dalam RAPBN dipangkas menjadi Rp50 triliun.

"Pada 2003 hanya 450 VA dan konsumsi 60 kw dapat subsidi, yang di atas itu enggak dapat subsidi lagi. Sangat-sangat selektif dan itu kita nilai tepat sasaran," jelas Asko.

Namun, pada 2005, Askolani mengatakan, Pemerintah kemudian mengevaluasi lagi pelanggan listrik yang mendapat subsidi. Sehingga, diketahui masyarakat mampu dan industri besar juga masuk menjadi pelanggan bersubsidi.

"Itu yang harus dikembalikan ke arahnya yang tepat sasaran. Dengan begitu kualitas belanja akan sama baiknya kalau ada penghematan produktif," tandas dia.

R24/rno/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru