riau24 Landasan Tergelincirnya Batik Air Dikenal "Angker" | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Landasan Tergelincirnya Batik Air Dikenal "Angker"

1
Foto : Okezone.com
Berita Riau -  Landasan Tergelincirnya Batik Air Dikenal

Yogyakarta-Riau24.com - Penyebab tergelincirnya pesawat Batik Air tujuan Jakarta-Yogyakarta dengan nomor penerbangan ID 6380 pada Jumat lalu masih belum diketahui. Pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih melakukan investigasi.

Pengamat Aviasi, Arista Atmadja mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat bandara Adi sucipto sulit didarati. Runway di Bandara Adi Sucipto terhitung pendek untuk ukuran pesawat komersial seperti Boeing 737 classic, NG maupun ER.

Selain itu, di ujung landasan terdapat sungai yang menambah tantangan bagi pilot. "Landasan bandara jogya terkenal 'angker' karena runway-nya pendek untuk ukuran pasawat komersial ke Jogja," katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/11/2015).

Pilot yang handal dibutuhkan untuk menaklukkan landasan yang basah. Batik Air juga tergelincir saat Yogyakarya sedang diguyur hujan.

Jika pilot tidak dalam posisi positive landing, maka kemungkinan roda patah bisa terjadi.

"Karena bandara Yogyakarta itu runway pendek, maka perlu pilot yang handal dan harus positive landing," tutupnya.

R24/rno/oke

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:17 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru