riau24 BPT-PM Pekanbaru Sebut Pabrik Roti Hoya Sudah Ilegal | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

BPT-PM Pekanbaru Sebut Pabrik Roti Hoya Sudah Ilegal

0
Kantor BPMT-PM Pekanbaru
Berita Riau -  BPT-PM Pekanbaru Sebut Pabrik Roti Hoya Sudah Ilegal
Pekanbaru-Riau24.com-Disaat ini pabrik Roti Hoya telah kadaluarsa (habis masa tenggat waktu –red). Maka kini mengurus izin ganguan (HO atau Hinderordonnantie) dari pabrik Roti Hoya yang kadaluarsa ini, di Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPT-PM) Kota Pekanbaru
 
Kepala BPT-PM Kota Pekanbaru, M Jamil, saat dikonfirmasi hal itu, mengaku, pihaknya ini menerima perihal pengurusan izin ganguan dari pihak pabrik Roti Hoya yang kadaluarsa tersebut. "Yah itu ada kemarin, tetapi ini belum selesai," ujar M Jamil, ketika dikonfirmasi.
 
Namun ia mengatakan, apabila ini HO sudah habis akan halnya dari masa tenggat waktu. Maka, pihak Roti Hoya itu wajib mengurus izin yang baru. Karena ada Peraturan Daerah (Perda) didalam hal untuk mengurus HO. Karena yang lama jelas ini, sudah tidak berlaku lagi.
 
"Memang sesuai Perda, itu harus meurus yang baru. Karena disaat ini, perizinan HO akan milik pabrik Roti Hoya itu diketahui kadaluarsa dan ini seharusnya meurus yang baru Apabila tidak keluar izin dari instansi Badan Lingkungan (BLH) Pekanbaru berarti ilegal," ujarnya.
 
Jamil menambahkan, terkait akan izin baru HO itu, maka harus ada rekomendasi. Yaitu rekomendasi dari RT/RW, Lurah serta Camat. Apabila hal itu tidak ada, dipasti akan tutup. Karena menghindari retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah ditetapkan ini.
 
Dikesempatan itu, Jamil berkata, jikalau BLH tidak mengeluarkan dokumen-dokumen yaitu Upaya Pengelolaan Lingkungan. Maka, keberadaan daripada usaha itu bisa masuk kategori illegal. Dan nantinya akan ditindak ini secara tegas itu sesuai aturan berlaku.
 
R24/rul 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru