riau24 Tandatangani Prasasti Perjuangan, Bupati Siak Ingatkan Generasi Muda Mesti Selalu Kenang Jasa Pahlawan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Tandatangani Prasasti Perjuangan, Bupati Siak Ingatkan Generasi Muda Mesti Selalu Kenang Jasa Pahlawan

0
Bupati Suak Syamsuar
Berita Riau -  Tandatangani Prasasti Perjuangan, Bupati Siak Ingatkan Generasi Muda Mesti Selalu Kenang Jasa Pahlawan
Siak-Riau24.com-Bupati Siak H Syamsuar menandatangani salah satu prasasti perjuangan Perang Guntung ini di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Acara yang berlangsung di halaman SMP 1.
 
"Kita jangan lupa sejarah, jangan lupa daratan. Generasi muda itu harus selalu mengenang dari jasa para pahlawan," kata Bupati, saat mehadiri acara dari perjuangan di halaman SMP 1 Sabak Auh, pada Minggu (8/11). Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mendukung penuh dari gagasan menggelar kegiatan napak tilas ini. 
 
Dikatakan, gagasan para pelaku
sejarah untuk menggelar kegiatan napak tilas pada peringatan Hari Pahlawan tiap 10 November guna mengenang itu jasa para pejuang, khususnya di Kabupaten Siak. Ini sebutnya, kiranya dapat dipahami generasi muda akan makna jasa-jasa para pejuang didaerah untuk kemetdekaan. 
 
Kesempatan itu, Syamsuar malah menceritakan bagaimana langkah Sultan Siak bersama dengan hulu balangnya melawan para kolonial Belanda, sehingga keinginan para kolonial itu yang untuk menguasai Tanah Melayu, khususnya di Siak Sri Indrapura ini, digagalkan oleh para pejuang dengan semangat perjuangan.
 
"Sultan Siak II, Tengku Buwang Asmara bersama hulu balangnya sudah bersusah payah mengusir Belanda dari daerah Siak ini pada tahun 1759. Sejarah ini harusnya dipelajari generasi muda. Dengan harapan agar mereka nanti dapat menghargai ini daripada jasa-jasa pahlawan di Siak yang berkorban tersebut," ujarnya.
 
Begitu juga, program tranmigrasi ini yang digagas mantan Presiden Soeharto sekitar 40 tahun lalu. Ini dibuktikan sebagian besar daerah Kaabupaten Siak dihuni oleh suku Jawa. Dikatakanya, kalau saja ini
tidak ada program tranmigrasi itu, maka tidak tahu bagaimana nasib sekarang. Perjuangan Pak Harto ini harus dihargai,
 
"Kita tidak boleh lupakan sejarah. Dan, tuntutan para pejuang tidak banyak, mereka itu butuh diingat, minta doa serra isi kemerdekaan ini dengan hal yang bermanfaat," ujar Bupati. Karena sebutnya, ini harus dipajami oleh para generasi muda. Perjuangan didapatkan ini tidak gampang.
 
Sementara itu tokoh Masyarakat Siak, OK Nizami Djamil juga ikut menceritakan sejarahnya perang Guntung. Katanya, pada tanggal 6 November 1759, yang di Pulau Guntung, Sultan Muhamad Abdul Jalil Muzzafar Syah (Tengku Buwang Asmara), dengan 40 buah kapal menghancurkan logi kompeni Belanda di Benteng Pulau Guntung yang ingin menguasi kerajaan Siak.
 
Maka terjadilah amuk hulubalang Siak dengan pakai taktik perang bersosoh, sehingga terbunuhnya pasukan komanda dari Belanda Kapten Vandrig Hansen bersama dengan 69 serdadunya. "Sejarah ini harus diketahui oleh generasi muda di Siak. Begitu beratnya perjuangan kerajaan Siak dalam membela daerah ini," katanya.
 
Sebelum acara ditutup, Bupati Siak H Syamsuar MSI ini bubuh atay menandatangan prasasti perjuangan Perang Guntung di Kampung Selat Guntung Kecamatan Sabak Auh tahun 1759. Ini bertujuan mengingatkan generasi muda di Siak akan dari perjuangan para pejuag merebut kemerdekaan. 
 
R24/ruk/lin 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru