riau24 Tingginya Permintaan NMax 'Gerus' Jualan V-Ixion | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Otoshow

Tingginya Permintaan NMax 'Gerus' Jualan V-Ixion

0
Yamaha NMax (VIVA/Dian Tami)
Berita Riau -  Tingginya Permintaan NMax 'Gerus' Jualan V-Ixion

Riau24.com - Kehadiran skuter matik Yamaha NMax di pasar otomotif nasional kini 'memakan korban’. Setidaknya beberapa segmen motorsport, seperti V-Ixion, penjualannya menjadi melorot gara-gara kehadiran skuter matik tersebut.

Meski segmen NMax dan V-Ixion berbeda, namun nyatanya skuter matik yang diluncurkan pada Februari 2015 lalu itu mampu menarik para konsumen Yamaha, terutama pecinta motor sport.

Hal itu  diakui Assistant General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, saat ditemui di acara Jambore Nasional Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) 2015, yang digelar di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Minggu malam 8 November 2015.

“Kemarin saat diluncurkan, tidak terpikir bisa seperti itu, karena kami kira segmennya berbeda. Tetapi di lapangan dan dengar dari komunitas seperti ya itu. Sebetunya tidak hanya V-Ixion saja, tapi ada model lainnya juga,” ujar Masykur.

Masykur mengklaim, tingginya permintaan Yamaha NMax di masyarakat membuat motor bertubuh bongsor itu  menjadi pemersatu dari berbagai merek dan model lain.

“Ada juga yang sudah punya BMW, pindah ke NMax. Ada yang pakai mobil, juga pindah ke NMax, jadi ini pemersatu,” katanya.

Masykur juga menyebutkan, NMax merupakan skuter matik yang diinginkan konsumen saat ini, karena merupakan sepeda motor dengan transmisi otomatis yang mudah dikendarai, bertenaga dan memiliki gengsi.

Di awal peluncurannya, YIMM sendiri memang hanya menargetkan dapat menjual NMax kurang lebih 12 ribu unit dalam jangka satu tahun.

Namun ternyata, NMax yang awalnya dijual Rp27,4 juta on-the-road Jabodetabek itu, kini diproduksi di pabrik Yamaha di Pulogadung, Jakarta Timur, dengan volume mencapai 16 ribu unit per bulan.

Komposisi itu terbagi menjadi 70 persen untuk pasar lokal dan 30 persen dialokasikan untuk ekspor ke beberapa negara, seperti Asia Tenggara dan juga Eropa.

R24/rno/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru