riau24 Tolak Perda Parkir, FRMPP Pekanbaru Sampaikan Surat ke Gubernur Riau | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Tolak Perda Parkir, FRMPP Pekanbaru Sampaikan Surat ke Gubernur Riau

0
Pepakiran pada Wilayah (dok)
Berita Riau -  Tolak Perda Parkir, FRMPP Pekanbaru Sampaikan Surat ke Gubernur Riau
Pekanbaru-Riau24.com - Forum Rakyat Menolak Perda Parkir (FRMPP) Kota Pekanbaru secara resmi menyampaikan surat pada Gubernur Riau. Dengan tujuan ini meminta tidak setujui Ranperda tersebut Perda tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum.
 
Surat ini disampaikan Koordinator FRMPP Syam Daeng SH, Senin (9/11/2015) siang yang diterima Kabag Hukum Elly SH. Penyerahan ini, Daeng didampingi anggota Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, Ir. H. Fendri Jaswir, MP, Denny Risman, dan Fauzi Gani.
 
Usai menyerahkan surat, rombongan diterima Kepala Biro Hukum Pemprov Riau Ikhwan Ridwan SH. Dalam suratnya, FRMPP menyatakan Ranperda yang disahkan DPRD Kota Pekanbaru seminggu lalu itu tidak melewati pembahasan sesuai dengan tata tertib.
 
"Ranperda yang disahkan DPRD Kota Pekanbaru seminggu lalu itu tidak melewati pembahasan yang sesuai tata tertib. Antara lain tidak ada Naskah Akademis, tidak ada pandangan umum fraksi, tidak ada uji publik, dan tidak ada pendapat akhir fraksi. Ini sangat jelas pelanggaran dan juga cacat hukum," kata Syam Daeng dalam rilisnya.
 
Selain itu, kata Daeng, alasannya peningkatan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mencegah hal macet lalu lintas juga tidak logis. Justru selama ini retribusi parkir banyak bocor sehingga target tak tercapai. Kebocoran yang perlu dibenahi. Bukan membebani bagi masyarakat.
 
"Seharusnya, Pemko Pekanbaru memperbaiki tata kelola kota dan perparkiran. Maka ini tidak tepat dalam situasi rakyat itu ditimpa beban ekonomi. Dengan secara sosiologis dan psikologis ini tidak tepat dan memberatkan kepada masyarakat," ujarnya.
 
Kabag Hukum Pemprov Riau Elly SH mengatakan, pada hari yang sama pihaknya telah menerima Ranperda tersebut. Nanti itu akan dievaluasi dan ditinjau dari segi filosofis, sosiologis, dan yuridis. Misalnya, bertentangan dengan aturan di atasnya, membebani masyarakat, tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.
 
Seperti diketahui kini, DPRD Kota Pekanbaru melalui paripurna, ada menaikkan tarif parkir 400 persen dari sebelumnya. Sehingganya ini elemen masyarakat banyak yang protes. Karena tidak tepat dalam situasi masyarakat ditimpa beban ekonomi yang berat seperti akan harga-harga melambung naik.
 
R24/rul
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru