riau24 Provinsi Madura, Akankah Terwujud? | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Provinsi Madura, Akankah Terwujud?

1
Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Berita Riau -  Provinsi Madura, Akankah Terwujud?
Riau24.com - Rencana masyarakat Madura yang ingin memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur dan ingin membentuk provinsi sendiri masih membutuhkan kajian mendalam. Anggota Komisi II DPR, Idham Samawi mengatakan, komisinya telah memiliki "blue print" untuk pemekaran, tidak hanya Madura, namun NKRI secara keseluruhan.

Hanya saja, sebelum membahas pemekaran, maka pemetaan Indonesia seperti harus dituntaskan terlebih dahulu.

"Komisi II tidak akan berbicara masalah pemekaran sebelum pemetaan NKRI ini diselesaikan oleh pemerintah, dan Komisi II akan mendorong pemerintah membuat peta secara utuh terlebih dahulu dan jangan seperti sekarang yang petanya sepotong-potong," kata Idham, Senin 9 November 2015.

Mantan Bupati Bantul ini mencontohkan Maluku yang mempunyai daerah yang sangat luas, namun luas Maluku didominasi lautan sehingga untuk menuju ke ibu kota provinsi dari kabupaten-kota di Maluku, butuh waktu berhari-hari karena tidak ada angkutan udara.

"Kalau yang dipertimbangkan hanya luas daratan maka Maluku bisa menjadi (provinsi), contohnya, sehingga ke depan Komisi II belum akan membahas pemekaran wilayah sebelum ada konsep jelas tentang NKRI," ujar politikus PDIP ini.

Menurut Idham, saat ini model penataan di daerah tidak didasarkan pada tuntutan memekarkan diri menjadi wilayah otonom, seperti halnya Madura. Karena bisa jadi kata dia, daerah lain pun akan menyusul untuk menuntut pemekaran. 

"Saat ini bukan lagi modelnya seperti itu, harus dilihat secara keseluruhan. Komisi II ingin menata Indonesia secara utuh dari Sabang sampai Merauke," paparnya.

Namun demikian, bukan berarti Komisi II tidak menghargai keinginan masyarakat Madura, tapi untuk pemekaran maka harus dilakukan studi secara menyeluruh terlebih dahulu.

"Kalau studi menunjukkan Madura mendesak untuk menjadi provinsi maka hal itu tidak masalah terjadinya pemekaran di Jawa Timur," tegasnya.

R24/rno/viv 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:20 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru