riau24 Konfirmasi Gabung ISIS, Ini Isi SMS Pejabat Batam | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Konfirmasi Gabung ISIS, Ini Isi SMS Pejabat Batam

1
Djoko mengirim sms bahwa dirinya memang bergabung dengan ISIS (Ilustrasi: Okezone)
Berita Riau -  Konfirmasi Gabung ISIS, Ini Isi SMS Pejabat Batam

Batam, Riau24.com – Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho dipastikan bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan mengatakan, setelah meninggalkan rumah dan kantornya, Djoko mengirimkan pesan singkat kepada atasannya bahwa dia bergabung dengan ISIS.

"Bahwa tolong disampaikan kepada orangtua saya bahwa saya akan berhijrah dan akan bergabung dengan Daulah Islam (ISIS)," demikian isi pesan SMS Djoko yang meminta atasannya agar memberitahu orangtuanya, Selasa, 10 November siang.

Sebelum itu, menurut Anton, Djoko memang sudah berperilaku aneh. Dia mengajukan cuti panjang ke kantornya. Djoko tak menjelaskan alasan cuti panjangnya tersebut.

"Ternyata sampai hari ini dia tidak kembali," ujar Anton.

Seiring dengaan itu, Anton melanjutkan, Djoko juga mengajukan permohonan visa untuk pergi ke Belanda. Tapi ketika Djoko menghilang dari rumah dan kantornya, visa itu tidak dibawa dan hanya ditinggal di rumahnya saja.

Terakhir, polisi mengindikasi Djoko dan sang istri berangkat ke Suriah melalui Turki.

Sebelumnya, Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen (Pol) Hamidin mengatakan, Djoko sudah diidentifikasi sejak beberapa bulan lalu oleh petugas BNPT.

Ia menyebutkan, saat ini Djoko dan keluarganya sudah tidak berada di Indonesia. Mereka diduga sudah berada di Irak.

Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, jika sudah dipastikan yang bersangkutan benar-benar bergabung dengan ISIS, kepolisian tidak akan berupaya memulangkannya lagi.

"Ya kalau sudah pasti ke sana ngapain lagi dicari dan dipulangkan," ujar Badrodin di Kompleks Mabes Polri Senin, 9 November.

Badrodin menambahkan, polisi hanya akan memasukan nama Djoko ke bidang intelejen. Hal itu penting demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di masa yang akan datang.

Djoko dilaporkan hilang sejak Agustus 2015. Dia mengambil cuti bekerja untuk beribadah umrah di Makkah, Arab Saudi, pada awal Agustus. Dia pergi umrah bersama istrinya, Ratna Nirmala, dan dua anaknya. Dia seharusnya sudah kembali berkantor pada 2 November 2015, tapi sampai sekarang belum diketahui pasti keberadaannya.

Petugas sudah mengidentifikasi dan menyelidiki Djoko dan keluarganya. Berdasarkan hasil penyelidikan itu, dia dipastikan telah bergabung dengan ISIS.

Belum lama ini, aparat Densus 88 Mabes Polri telah memeriksa rumah Dwi Djoko di kompleks rumah dinas BP Batam di Jalan Kartini I, Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam. Namun rumah itu sudah tidak berpenghuni.

BNPT juga memastikan Djoko dan keluarganya sudah meninggalkan rumahnya. Berdasarkan hasil pengecekan ke sekolah kedua putrinya serta kampus anak pertamanya di Batam Center, diketahui mereka sudah sejak Agustus tidak masuk sekolah.

Berdasarkan berbagai informasi yang dikumpulkan BNPT, hampir dipastikan Djoko telah direkrut sel atau jaringan ISIS di Batam. Djoko dan keluarganya diduga telah berada di Irak atau Suriah.

R24/rno/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:32 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru