riau24 Musyaffak : Lambannya Kenirja di Pemprov Riau, karena Pejabat Plt | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Musyaffak : Lambannya Kenirja di Pemprov Riau, karena Pejabat Plt

0
Musyaffak Asikin
Berita Riau -  Musyaffak : Lambannya Kenirja di Pemprov Riau, karena Pejabat Plt
Pekanbaru, Riau24.com - Hingga kini, serapan penggunaan APBD Murni 2015 masih dibawah angka 80 persen. Hal ini dikarena masih banyak tidak mengerti tiap Kepala SKPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengemban amanah. Selain itu masih adanya yang Plt, termasuk gubernur.
 
Demikian disampaikan Musyaffak Asikin kepada wartawan, ketika dihubungi selulernya. Dikatakanya bahwa, ini sebagai akibat jabatan strategis di SKPD tidak ditempati oleh pejabat definitif yang dapat bertindak cepat dengan, karena takut tidak kewenangan penuh.
 
"Lambannya kerja Pemprov Riau itu dan tidak maksimalnya dalam penyerapan APBD Murni 2015 ini, karena kenirja SKPD yang lemah. Dan masih banyak yang dijabat Plt, termasuk gubenur kita masih Plt. Buktinya, sebulan jelang tutup buku 2015, serapan APBD masih dibawah 80 persen," katanya.
 
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) inipun mengaku, sangat miris melihat progres kerja yang dilakukan satuan kerja Pemprov Riau sepanjang tahun ini. Karena dengan waktu yang sudah sangat sempit. Jadi sebaiknya, Pemprov Riau melalui gubernur harus bisa bersikap.
 
"Itu baru untuk APBD murni. Lain halnya dengan APBD Perubahan 2015 yang belum mulai berjalan sama sekali, karena belum juga ketuk palu. Seharusnya dalam bulan ini, kita sudah masuk pada pengesahan APBD 2016," sampai Wakil Ketua Komisi C tersebut.
 
Dikatakannya, saat ini Pemprov Riau dalam darurat Plt. Dikarena mulai dari gubernurnya Plt, Sekda Plt, Sekwan juga Plt. Padahalkan, mereka ini berada posisi strategis atau juru kuncinya. Maka ini tentu sangat disesalkan, karena mau dijadikan apa negeri Riau ini.
 
Karena itu dia menyarankan agar Plt Gubernur bisa dapat bertindak cepat mengisi kekosongan akan jabatan yang masih Plt, serta ada evaluasi kenirja pada SKPD yang memiliki 'rapor merah'. Termasuk pada Gubernur itu tidak seyogya lagi Plt seperti disaat sekarang.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru