riau24 Cemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Kuansing 'Musliadi' Dilapor PDIP ke Polda | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Cemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Kuansing 'Musliadi' Dilapor PDIP ke Polda

0
Pasukan dari Satgas PDIP Riau
Berita Riau -  Cemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Kuansing 'Musliadi' Dilapor PDIP ke Polda
Pekanbaru, Riau24.com - Karena ucapan yang dilontarkan Anggota DPRD Kuansing Musliadi di salah satu media online lokal. Lontaran pernyataan tersebut memojokkan Partai Politik (Parpol) dari peserta Pilkada. Makanya membuat para kader Parpol PDIP ini meradang. 
 
Sehingganya, ini disikapi ratusan kader Satgas serta Kuasa Hukum PDIP Riau medatangi Mapolda di Jalan Sudirman, dan melaporkan Anggota DPRD Kuansing tersebut dengan tujuan agar ditindaklanjuti secara hukum. "Kami mendatangi Mapolda Riau, laporkan Anggota DPRD Kuansing," ujarnya.
 
Ini disampaikanya Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-undangan PDIP Riau Megawati Matondang SH, ketika mendatangi Mapolda Riau untuk melaporkan Musliadi ini, dsebab atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Parpol merupakan peserta dari Pemilukada.
 
Kedatangan daripada rombongan Megawati Matondang SH diketika itu disambut petugas piket. Maka, sebagai kuasa hukum dari Parpol 'banteng moncong putih' itu, juga mengatakan, langkah melaporkan ini bentuk kesungguhan menindak lanjuti pernyataan Musliadi karena mencemarkan nama baik.
 
"Statmen dilontarkannya Anggota DPRD Kuansing Musliadi, karena sudah mencemarkan nama baik Parpol peserta Pemilukada yang dimuat oleh media online lokal itu dengan menyebutkan bahwasa ini Satgas PDIP itu adalah abal-abal. Dan secara hukum dan sosiologis itukan tidak layak," ujarnya.
 
Karena sambung Megawati, yang disampaikan itu perkataan sangat tidak layak dan juga mengandung akan halnya ada unsur kebencian (penghinaan,red) pada organisasi masyarakat ini, yang merupakan sebagai bagian dari PDIP. Sudah diketahui, merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa ini.
 
Megawati Matondang didalam rilis ini mengatakan, pihaknya ini tidak ingin hal tersebut terus bepolemik dikalangannya kader PDIP di Riau maupun di Indonesia, dikarena itu pihaknya mengambil cara langkah hukum dengan melaporkan sikap dan serta ucapan Anggota DPRD Kuansing ke pihak berwajib.
 
"Karena kita inikan berada dalam negara hukum, dan seluruh kader kami (PDIP) mentaati dari hukum. Maka biarlah masalah ini nantinya dapat diselesaikan secara hukum pula," sebut Megawati ini sembari
memaparkan pasal disangka-kan terhadap Musliadi ini disampaikan dalam laporan PDIP Riau.
 
Didalam laporan PDIP Riau sebut Megawati, yang disangka-kan itu adalah Pasal 310 ayat (1) KUHP yang berbunyi : Barang siapa ada sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seorang, dengan menuduh suatu hal, yang dimaksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran, dengan pidana penjara paling lama Sembilan bulan atau denda paling banyak tiga ratus rupiah.
 
Selain itu juga disangka-kan melanggar Undang-undang No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dimana sebutkan rumusan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-undang No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun dan/atau denda maksimum 1 milyar rupiah.
 
Seperti diketahui sebelumnya itu, Musliadi anggota DPRD Kuansing tersebut seperti yang dimuat oleh media online lokal di Riau. Disaat itu, menyebutkan bahwa Satgas PDIP yang mengawasi jalannya Pemilukada di daerah tersebut adalah abal-abal. Selain itu juga dia menyebutkan bahwa Satgas PDIP tersebut ilegal.
 
Hal ini berkaitan pula sehubungan dengan inisiatif dari Satgas PDIP itu dengan membentuk organisasi taktis didalam halnya mengawasi Pemilukada Curang di daerah itu yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Hal ini yang memicu pernyataan dari Musliadi tersebut. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru