riau24 Pengguna Twitter Lebih Suka Tanda 'Hati' Ketimbang 'Bintang' | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pengguna Twitter Lebih Suka Tanda 'Hati' Ketimbang 'Bintang'

0
Logo Twitter (REUTERS/Robert Galbraith)
Berita Riau -  Pengguna Twitter Lebih Suka Tanda 'Hati' Ketimbang 'Bintang'
Jakarta, Riau24.com - Perubahan logo favorit 'bintang' pada Twitter menjadi gambar 'hati' ternyata membawa angin positif bagi layanan mikroblogging itu. Dilaporkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas 'Like' atau favorit sebesar 6 persen menggunakan ikon baru ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kevin Weil, Senior Vice President of Product Twitter pada Open Mobile Summit di San Francisco (9-10 November 2015).

Ikon hati ini lebih mudah dipahami oleh pengguna. 'Hati' juga merupakan simbol yang bersifat universal dan inklusif," ungkap Weil.

Terjadi peningkatan aktivitas 'Like' sebesar 6 persen yang dilakukan oleh pengguna lama Twitter, sementara untuk pengguna baru terjadi peningkatan sebesar 9 persen.

"Kami benar-benar mempertimbangkan terkait penggantian logo favorit yang merupakan hal fundamental bagi Twitter. Kami juga telah melakukan percobaan di berbagai negara berbeda dengan berbagai ikon berbeda," kata Weil yang ditulis dalam TechCrunch.

Perubahan ikon ini sebelumnya terjadi pada 3 November lalu dan masih mengundang kritik serta pro dan kontra bagi Twitter.


Mungkin untuk saat ini data menunjukkan bahwa para pengguna sedang menyukai gambar 'hati' ini. Para pengguna bisa melakukan 'Like' atau favorit pada tweet menarik dari selebriti yang kita ikuti dengan mengklik ikon 'hati'. 

Namun, bila kita ingin menandai tweet terkait berita pembunuhan, mungkin akan terasa janggal untuk mengklik ikon tersebut.

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru