riau24 Jurman Harahap Terpilih Lagi Untuk Kedua Kalinya, Secara Demokratis | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Jurman Harahap Terpilih Lagi Untuk Kedua Kalinya, Secara Demokratis

0
Situasi saat perhitungan suara
Berita Riau -  Jurman Harahap Terpilih Lagi Untuk Kedua Kalinya, Secara Demokratis

Pekanbaru, Riau24.com - Minggu (08/11/2015) situasi politik di Perumahan Purna Griya Emas tiba-tiba memanas, saat warga setempat sedang melakukan pemilihan ketua RT yang baru.

Pemilihan RT tersebut terkesan sederhana namun tidak kalah dengan Pilkada maupun Pilpres atau pemilihan lainnya yang menggunakan dana besar. Ditempat itu juga terlihat kotak suara dan bilik suara yang dibuat sedemikian rupa menggunakan bahan bekas dari kardus, dan juga menggunakan surat suara yang memuat foto kedua calon RT, pemilihan secara demokrasi yang menggugah.

Panitia pemilihan RT.02/RW.15 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan di Ketuai oleh Bapak Basri. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB dengan jumlah DPT 122 orang yang merupakan perwakilan dari Kepala Keluarga di wilayah tersebut. Pemilihan RT yang diikuti oleh dua kandidat, nomor urut 1.Ansar,SE dan nomor urut 2.Jurman Harahap dimenangkan oleh Jurman Harahap dengan perolehan suara 68 orang dan Ansar, SE harus puas dengan perolehan suara 35 orang dan jumlah suara tidak sah 5 orang.

Pemilihan RT ini juga dihadiri oleh Yen Tania yang merupakan ketua Kompak Pekanbaru yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat. Kepada Riau24.Com beliau mengucapkan selamat kepada Bapak Jurman Harahap atas terpilihnya untuk kedua kalinya menjadi Ketua RT. Hal ini berarti kepemimpinannya masih diharapkan oleh masyarakat. Perlu diingat bahwasanya menjadi ketua RT itu adalah jabatan yang waktu kerjanya 24 jam sehari selama masa jabatan, sehingga perlu keikhlasan dalam menjalankannya.

Lebih lanjut Yen Tania menjelaskan bahwa pemilihan RT merupakan pemilihan demokrasi yang sebenar-benarnya demokratis, seharusnya pemilihan seperti ini lah yang harus ditiru pada saat Pilpres ataupun Pilkada maupun pemilihan anggota dewan, pemilihan yang bebas dari politik uang, sembako dan janji politik yang muluk-muluk. Pemilihan yang membiarkan masyarakat memilih karena kemauannya, bukan karena diiming-imingi oleh hal lainnya.

Pemilihan yang minim biaya bahkan masyarakat secara swadaya menyumbang agar pemilihan ini dapat berlangsung dengan jumlah pemilihnya lebih 90%, berbeda dengan pemilihan-pemilihan lainnya yang menelan biaya besar. Seharusnya pejabat atau anggota dewan di negeri ini jangan jauh-jauh studi banding keluar negeri untuk belajar pemilihan yang demokratis, belajarlah kepemilihan RT.

R24/yri

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru