riau24 Bangun PLTBG di Rohul, PT PEI dan PT Naga Mas Masih Jajaki Kesepahaman dan Bisnis | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Bangun PLTBG di Rohul, PT PEI dan PT Naga Mas Masih Jajaki Kesepahaman dan Bisnis

0
Rapat Membahas PLTBG Desa Tanjung Medan
Berita Riau -  Bangun PLTBG di Rohul, PT PEI dan PT Naga Mas Masih Jajaki Kesepahaman dan Bisnis

Rohul, Riau24.com - PT Pasadena Engineering Indonesia (PEI) selaku investor, dan PT Naga Mas Agro Mulia terus menjajaki kesehapahaman dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLBG) di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berkapasitas 1,5 mega watt (MW).

Rapat antara investor, perusahaan, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul, dan pihak Pemerintahan Kecamatan Tambusai Utara dilakukan untuk membahas pembangunan PLTBG di Desa Tanjung Medan dengan memanfaatkan limbah cair kelapa sawit dari PKS PT Naga Mas Agro Mulia, Kamis (12/11/2015).

Kepala Distamben Rohul Drs. Yusmar M.Si mengatakan dalam komitmen awal pendirian PLTBG di Desa Tanjung Medan antara pihak-pihak terkait, dalam hal ini dinasnya turut melibatkan dinas terkait, yakni Badan Lingkungan Hidup Rohul dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rohul, sehingga pekerjaan ini didukung Semua pihak, termasuk membuat investor semakin yakin.

"Distamben sebagai perwakilan Pemkab Rokan Hulu akan terus berupaya mencari sumber energi. Apalagi PLTBG telah menjadi salah satu tugas pokok dinas kami," ujar Yusmar.

Menurutnya, PT Naga Mas Agro Mulia menyambut positif rencana pembangunan PLTBG karena menggunakan limbah cair perusahaan. Namun demikian, yang namanya bisnis perusahaan masih perlu melakukan penjajakan kesepahaman.

"Setelah nota ini akan ada MoU kesepahaman. Termasuk survey dan studi kelayakan yang akan dilakukan oleh PT Pasedana Engineering Indonesia selaku investor," jelas Yusmar.

Plant Manager PLTBG Rantau Sakti, Jaya L Prasetyo, sekaligus perwakilan dari investor PT PEI mengakui pihaknya sangat mendukung dan siap membantu dana untuk pembangunan PLTBG di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara.

"Kita mendukung, namun sedang mengkaji berapa potensi yang dibangun. Jika sudah ada kesepakatan, diperkirakan pertengahan tahun 2016 akan terealisasi," jelas Jaya dan memperkirakan potensi limbah cair di PT Naga Mas bisa menghasilkan daya listrik antara 1 MW hingga 1,5 MW.

Masih di tempat sama, Direktur Operasional PT Naga Mas Agro Mulia, Sumarno, mengaku perusahaannya tetap welcome dan tetap bekerjasama dengan Pemerintah Daerah sejak perusahaan berdiri pada akhir 2010 silam.

"Kita akan mengkaji ulang, dan menunggu survey dilakukan perusahaan. Sebab kerjasama harus saling menguntungkan," jelasnya.

Sumarno mengakui jika limbah cair perusahaannya digunakan untuk bahan baku untuk PLTBG, tentu perusahaan juga merasa terbantu, karena dapat mengurangi cost untuk pengelolaan limbah.

Rencana pembangunan PLTBG menggunakan bahan baku limbah cair dari PKS PT Naga Mas sendiri disambut baik oleh Kepala Desa Tanjung Medan, Sunarji. Pasalnya selama 33 tahun, sejak zaman transmigrasi pada 1982-an silam, sampai hari ini, masyarakat belum menikmati listrik dari PLN.

Masyarakat Tanjung Medan, sambung Sunarji, sampai hari ini masih menggunakan listrik dari listrik desa menggunakan generator setting. Selain operasional hanya 12 jam, beban biaya bulanan juga mahal, antara Rp 350 ribu hingga Rp 700 ribu, tergantung pemakaian.

Terlepas itu, PT PEI selaku investor juga masih melakukan penjajakan untuk pembangunan PLTBG berkapasitas 1,5 MW di Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, menggunakan limbah cair milik PKS PT Merangkai Artha Nusantara (MAN).

Daya listrik dari dua PLTBG yang akan dibangun di dua desa tersebut, rencananya akan dijual kepada pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memenuhi kebutuhan listrik di beberapa desa, masih di kecamatan setempat.

R24/awa/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru