riau24 Mobil Listrik RI Dibeli Malaysia, Menristek Membantah | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Mobil Listrik RI Dibeli Malaysia, Menristek Membantah

0
(foto: Liputan6.com)
Berita Riau -  Mobil Listrik RI Dibeli Malaysia, Menristek Membantah

Jakarta-Riau24.comKabar pencipta mobil listrik 'Selo', Ricky Elson dipinang Malaysia ditanggapi berbeda oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek), Muhammad Nasir. Dia mengungkapkan Malaysia hanya ingin menjajaki pengembangan mobil listrik di Tanah Air.

"Katanya dibilang mau dibeli Malaysia, tidak begitu. Dia hanya penjajakan melihat perkembangan riset mobil di Indonesia seperti apa, salah satunya yang dilakukan Ricky," kata Nasir saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, seperti ditulis Kamis (10/9/2015).

Dia mengakui bahwa pengembangan teknologi mobil listrik di Malaysia tertinggal jauh dari Indonesia. Sayangnya, Nasir memprediksi, walaupun ke depan Malaysia fokus pada pengembangan mobil bertenaga listrik, pasarnya belum mendukung sampai 5 tahun mendatang.

"Iya mereka mau belajar, karena jauh tertinggal dari kita. Kita jauh lebih tinggi dalam penggunaan mobil listrik. Sedangkan pasarnya sampai 5 tahun ke depan belum potensial," terang Nasir.

Nasir menuturkan, saat ini prioritas pemerintah bukan pada mobil listrik, melainkan pada sektor energi dan kemaritiman. "Kita membuat skala prioritas, nah mobil listrik belum jadi prioritas negara. Tapi riset untuk mobil listrik tetap jalan terus," paparnya.

Seperti diketahui, mobil listrik generasi kedua hasil pengembangan Dahlan Iskan bersama enginer asli Indonesia, Ricky Elson‎ beberapa waktu lalu dinyatakan tidak layak produksi karena tidak lolos uji emisi.

Akibatnya, sampai saat ini Selo, nama mobil listrik tipe sport tersebut hanya sebagai saksi bisu bahwa Indonesia mampu membuat mobil sport ramah lingkungan yang juga dikembangkan di beberapa negara maju.

Dua tahun berlalu, Ricky sebagai pengembangnya kembali tergugah untuk mengembangkan Selo generasi selanjutnya. Namun sayangnya, setelah dinyatakan tidak layak produksi di Indonesia, negeri tetangga akan mengambil alih pengembangan mobil tersebut.

Dalam status media sosialnya, Ricky Elson mengungkapkan 'M' menjadi negara yang menyatakan minatnya untuk mengajak kerjasama untuk mengembangkan mobil listrik tersebut.

"Kelanjutan dari pertemuan dgn seseorang di KL, 8 bulan yang lalu‎, hari ini dapat kabar, ada keinginan keras mereka ('M')‎ untuk pengembangan mobil listrik, bersama tim kami," tulis Ricky yang dikutip Liputan6.com.

Ricky menjelaskan ini adalah pilihan yang akan dia tempuh meski dirinya mengakui keputusannya akan disesali sejumlah kalangan dari Tanah Air. Ia menegaskan langkahnya ini semata-mata untuk membuatnya tetap berkarya. Bila jadi dipinang, Ricky pun mengajukan syarat agar pembuatan mobilnya nanti harus dilakukan di Indonesia. 

R24/liputan6/noe 

Sumber:
liputan6.com
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita PekanbaruBerita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam