riau24 Boeing Buka Pabrik Pesawat Antariksa Komersial | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Boeing Buka Pabrik Pesawat Antariksa Komersial

0
Ilustrasi kapsul antariksa Boeing CST-100. (Dok. Boeing)
Berita Riau -  Boeing Buka Pabrik Pesawat Antariksa Komersial

Jakarta-Riau24.com -- Produsen pesawat Boeing mengambil langkah membuka pabrik perakitan pesawat ruang angkasa komersial pekan lalu untuk mendukung upaya badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menerbangkan awak ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS)

“Ini adalah titik dalam sejarah yang mencerminkan era baru bidang ruang angkasa manusia,” kata CEO Boeing Dennis Muilenburg seperti dikutip dari Reuters.

Muilenburg enggan mengatakan jumlah uang yang diinvestasikan Boeing sendiri untuk membangun pabrik ini.

Boeing sendiri memiliki kapsul antariksa CST-100 Starliner yang dipersiapkan untuk penerbangan di antariksa. Uji terbang perdana kapsul ini sitargetkan pada 2017.

Kapsul ini akan terbang dekat Cape Canaveral Air Force dengan roket Atlas 5, yang dibangun dan dikembangkan oleh United Launch Alliance, sebuah perusahaan kemitraan antara Lockheed Martin dan Boeing.

NASA telah membuat kesepakatan kontrak dengan Boeing dan memberi pendanaan hingga US$ 4,2 miliar untuk menerbangkan Starliner sebanyak enam kali ke ISS.

Selain itu, NASA juga membuat kontrak dengan SpaceX dengan pendanaan sebesar US$ 2,6 miliar untuk membangun Falcon 9.

Sebelum itu, NASA sempat memberi sumbangan US$ 621 juta untuk Boeing dan US$ 545 juta untuk SpaceX agar keduanya mampu melakukan desain dan pengembangan kapsul.

Kontrak ini amat penting bagi Amerika Serikat untuk penerbangan ke antariksa setelah NASA menutup program Space Shuttle pada 2011. Sejak saat itu, Amerika Serikat bergantung dengan pesawat antariksa Soyuz buatan Rusia. NASA harus membayar US$ 70 juta agar seorang astronot dapat menaiki Soyuz ke ISS.

Oleh karena itu, jika proyek ini berhasil maka ketergantungan Amerika Serikat terhadap Rusia akan berakhir.

Kapsul dari Boeing dan SpaceX dijanjikan bisa mengangkut tujuh awak, serta membawa kargo, dari dan ke ISS yang merupakan laboratorium penelitian antariksa senilai US$ 100 miliar yang terbang 400 km dari Bumi.

Selain untuk penerbangan komersial, kapsul buatan Amerika Serikat ini diharapkan juga bisa mendukung program penelitian antariksa NASA.

Selain SpaceX dan Boeing, di Amerika Serikat juga ada perusahaan Blue Origin yang mengembangkan pesawat antariksa. Perusahaan ini didirikan Jeff Bezos, yang tak lain adalah pendiri Amazon.com.  
 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru