riau24 Pengusaha Sawit Kepayang Sari Curi TBS Milik Perusahaan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pengusaha Sawit Kepayang Sari Curi TBS Milik Perusahaan

0
Ilustrasi Sawit
Berita Riau -  Pengusaha Sawit Kepayang Sari Curi TBS Milik Perusahaan

Inhu, Riau24.com - Orang pengusaha kelapa sawit di Desa Kepayang Sari Kecamatan Batang Cenaku, Saut Sialoho diduga terlibat pencurian kelapa sawit milik PT Tasma Puja. Dugaan keterlibatan Saut Sialoho ini diperkuat karena ia sempat ditangkap aparat kepolisian Polres Inhu, namun kemudian dibebaskan kembali.

Hal ini terungkap setelah penyidik Polres Inhu menahan seorang warga Desa Kepayang Sari bernama Honda sebagai tersangka pencurian kelapa sawit milik PT Tasma Puja sekitar 250 tandan yang terjadi pada 28 Oktober 2015, lalu. 

Honda ditahan polisi karena diduga menjadi dalang pencurian kelapa sawit PT Tasma Puja, ia mengaku sebagai pemilik mobil yang digunakan oleh dua orang pelaku pencurian yang melarikan diri. Kemudian Honda juga dicurigai sebagai penampung sawit tersebut karena memiliki usaha jual beli sawit di Desa Kepayang Sari.

Namun, dari pengakuan anak Honda bernama Antorang, usaha jual beli sawit Honda bekerjasama dengan Saut Sialoho yang juga sebagai pemodal usaha tersebut. Antorang juga mengungkapkan, saat anyahnya Honda ditangkap polisi, Saut Sialoho juga turut ditangkap, namun satu hari kemudian Saut Sialoho dibebaskan dan ayahnya Honda tetap mendekam di sel tahanan Polres Inhu.

"Kami tak tau pasti kenapa hanya orangtua saya saja yang ditahan, sementara bang Sialoho dibebaskan. Padahal orangtua saya tidak terlibat langsung melakukan pencurian sawit di PT Tasma Puja," ungkapnya.

Menurut Antorang, selama ini Saut Sialoho dianggap sebagai anak angkat oleh Honda, mereka membuka usaha jual beli sawit di kediaman Honda. Saut Sialoho juga sering berada di lokasi usaha jual beli sawit yang tepat berada di depan rumah Honda.

Ditempat terpisah, Saut Sialoho dikonfirmasi Jum'at (13/11/2015), mengakui bahwa ia sempat ditangkap polisi dari rumahnya di Lubuk Kandis, Kecamatan Batang Cenaku. Namun ia mengaku ditangkap bukan karena terlibat pencurian, tapi karena dianggap memprovokasi warga untuk mendatangi pihak PT Tasma Puja ketika menangkap dua orang yang diduga mencuri sawit di areal PT Tasma Puja.

"Saya sempat ditangkap dengan tuduhan sebagai provokator, tapi tidak terbukti sehingga saya dibebaskan kembali," jelasnya.

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Inhu, Iptu Lauren Simanjuntak dikonfirmasi menyebutkan bahwa Honda ditahan karena diduga sebagai penampung sawit hasil curian dari kebun PT Tasma Puja. 

Mengenai keterlibatan Saut Sialoho, kata Iptu Lauren, dari pemeriksaan sementara atas tersangka Honda tidak mengakui keterlibatan Saut Sialoho dalam pencurian sawit tersebut. "Dari keterangan Honda, usaha penampungan sawit adalah miliknya dan tidak bekerjasama dengan Saut Sialoho. Atas alasan itu, pihak kepolisian melepaskannya," jelas Iptu Lauren.

R24/awa/ton

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru