Jumat, 01 Agustus 2014
10 Santri Dicabuli Guru Bejat Selama Bertahun-tahun
0
10 Santri Dicabuli Guru Bejat Selama Bertahun-tahun
(Riau24) ---- Seorang guru spiritual di Pondok Pesantren (Ponpes) Durrotu Ahlusunah Waljama'ah, Sekaran, Gunungpati, diduga mencabuli beberapa santri putri. Sugito (60), nama guru tersebut, disinyalir telah melakukan praktik asusila sejak beberapa tahun lalu.

Beberapa santri putri yang rata-rata mahasiswa yang mondok di pesantren tersebut bahkan hamil dan menggugurkan kandungannya. Kasus ini terungkap setelah beberapa korban melapor ke Polrestabes Semarang, Sabtu (17/12). Salah satu alumni pesantren, Muhammad Irfan Lutfi (27) yang mendampingi korban mengatakan, perbuatan asusila itu sudah berlangsung lama dan diketahui hampir seluruh isi pesantren.

Namun tidak seorang pun bahkan korban yang berani melaporkan kasus tersebut ke polisi karena takut. Saat ada santri putra berusaha mengungkap tapi justru dikeluarkan. Informasinya, sudah 10 santri putri yang jadi korban. Beberapa yang  hamil kemudian dinikahkan dengan santri putra.

''Sugito itu orang luar yang jadi guru spiritual di ponpes ini. Dia sering ke pondok untuk memberi bantuan penyembuhan penyakit,'' katanya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang.

Dalih Pengobatan

Berawal dari itu, bila ada santri yang sakit, oleh pengasuh ponpes disarankan untuk berobat kepada terlapor yang rumahnya tidak jauh dari pesantren. Dengan dalih proses pengobatan, diduga terlapor melakukan tindak asusila hingga ada yang hamil dan janinnya digugurkan.

Nidzom, alumni lain menambahkan, praktik pengobatan terlapor diawali dengan terapi pijat di bagian tubuh pasien yang sakit. Kemudian terlapor  mengolesi kening pasien dengan minyak. Saat itulah pasien tiba-tiba merasa takut dan menuruti keinginan terlapor. (R24/ina/Rimanews)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com