Kamis, 24 April 2014
10 Santri Dicabuli Guru Bejat Selama Bertahun-tahun
0
10 Santri Dicabuli Guru Bejat Selama Bertahun-tahun
(Riau24) ---- Seorang guru spiritual di Pondok Pesantren (Ponpes) Durrotu Ahlusunah Waljama'ah, Sekaran, Gunungpati, diduga mencabuli beberapa santri putri. Sugito (60), nama guru tersebut, disinyalir telah melakukan praktik asusila sejak beberapa tahun lalu.

Beberapa santri putri yang rata-rata mahasiswa yang mondok di pesantren tersebut bahkan hamil dan menggugurkan kandungannya. Kasus ini terungkap setelah beberapa korban melapor ke Polrestabes Semarang, Sabtu (17/12). Salah satu alumni pesantren, Muhammad Irfan Lutfi (27) yang mendampingi korban mengatakan, perbuatan asusila itu sudah berlangsung lama dan diketahui hampir seluruh isi pesantren.

Namun tidak seorang pun bahkan korban yang berani melaporkan kasus tersebut ke polisi karena takut. Saat ada santri putra berusaha mengungkap tapi justru dikeluarkan. Informasinya, sudah 10 santri putri yang jadi korban. Beberapa yang  hamil kemudian dinikahkan dengan santri putra.

''Sugito itu orang luar yang jadi guru spiritual di ponpes ini. Dia sering ke pondok untuk memberi bantuan penyembuhan penyakit,'' katanya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang.

Dalih Pengobatan

Berawal dari itu, bila ada santri yang sakit, oleh pengasuh ponpes disarankan untuk berobat kepada terlapor yang rumahnya tidak jauh dari pesantren. Dengan dalih proses pengobatan, diduga terlapor melakukan tindak asusila hingga ada yang hamil dan janinnya digugurkan.

Nidzom, alumni lain menambahkan, praktik pengobatan terlapor diawali dengan terapi pijat di bagian tubuh pasien yang sakit. Kemudian terlapor  mengolesi kening pasien dengan minyak. Saat itulah pasien tiba-tiba merasa takut dan menuruti keinginan terlapor. (R24/ina/Rimanews)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com