riau24 Jika Jadi Beroperasi PT PAS Maka Akan Menghancurkan Jalan Tani Masyarakat | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Jika Jadi Beroperasi PT PAS Maka Akan Menghancurkan Jalan Tani Masyarakat

0
Truk pengangkut CPO
Berita Riau -  Jika Jadi Beroperasi PT PAS Maka Akan Menghancurkan Jalan Tani Masyarakat

Inhu, Riau24.com - Dengan akan didirikannya perusahaan PT. Persada Agro Sawita di Desa Pematang jaya kecamatan Rengat Barat maka Keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Persada Agro Sawita (PT PAS) di Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat dikhawatirkan menambah parah kerusakan jalan Desa Bukit Selasih-Tani Makmur. Pasalnya ruas jalan yang dibangun pemerintah ini hanya berkelas III C, sementara kapasitas truk pengangkut CPO lazimnya 20 ton.

Kekhawatiran itu disampaikan Ricardo Hutapea (56), warga Desa Kota Lama, kepada wartawan, Jumat (13/11/2015). "Dalam operasinya PT PAS akan memakai ruas jalan Bukit Selasih-Tani Makmur. Kita pastikan jalan ini akan bertambah rusak karena muatan truk CPO minimal 20 ton. Kalau ditambah bobot kenderaan bisa mencapai 30 ton. Sedangkan kapasitas jalan III C hanya bisa dilalui kenderaan yang berbobot 15 ton," jelasnya.

Ricardo yang juga mantan anggota DPRD Inhu ini mengatakan jalan tersebut sudah pernah diaspal pemerintah saat dia saya masih menjabat dulu sepanjang 1 kilometer. Namun karena tidak ada perawatan jalan aspal yang masih tampak hanya tersisa beberapa puluh meter saja. "Seharusnya PT PAS membangun jalan sendiri dan jangan melalui jalan akses sejumlah desa ini," katanya.

Namun jika PT PAS tetap akan memakai jalur tersebut, dia meminta perusahaan meningkatkan kapasitas kelas jalannya terlebih dahulu. "Perusahaan tersebut juga diminta menyalurkan dana CSR-nya kepada masyarakat lingkungan terutama lima desa sekitar, yakni Desa Kota Lama, Desa Pematang Jaya, Desa Bukit Petaling, Desa Tani Makmur Dan Desa Sungai Baung," ujarnya.

Sementara itu, Manajer PT PAS, Junaedi Siregar, kepada wartawan, mengatakan perusahaan tersebut akan mulai beroperasi Desember 2015 ini. Menurutnya, jika Pemerintah Kabupaten Inhu telah menerbitkan izin bangunan PT PAS, tentunya sudah dipertimbangkan semua aspek termasuk akses jalan yang akan dilalui. "Tak mungkin Pemkab Inhu menerbitkan izin sembarangan tanpa mempertimbangkan hal hal yang terkait dengan lingkungan," ujar pria mengaku berdomisili di Provinsi Jambi ini.

R24/awa/ton 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru