riau24 Di G20, Jokowi Minta Kanada Buka Pasar untuk Produk RI | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Di G20, Jokowi Minta Kanada Buka Pasar untuk Produk RI

0
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto: AP)
Berita Riau -  Di G20, Jokowi Minta Kanada Buka Pasar untuk Produk RI

Jakarta, Riau24.com - Mengawali rangkaian pertemuan G20 di Antalya, Turki, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral pertama dengan Perdana Menteri baru Kanada, Justin Trudeau, hari ini.

Pertemuan perkenalan antara kedua Pemimpin membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama bilateral serta peningkatan kerja sama pada beberapa isu-isu global.

Seperti dikutip dalam keterangan persnya, Jakarta, Minggu (15/11/2015), kedua pemimpin menyampaikan rasa duka terhadap serangan teror yang terjadi Paris. Baik Indonesia maupun Kanada memandang upaya memerangi redikalisme dan terorisme perlu menjadi perhatian semua negara. Dalam kaitan ini kedua pemimpin sepakat untuk tingkatkan kerja sama di bidang seperti hak asasi manusia, pengembangan demokrasi dan penguatan interfaith dialogue.

Di bidang ekonomi, kedua pemimpin melihat bahwa kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara terbuka lebar. Perdagangan antar kedua negara pada tahun 2014 baru mencapai USD2,6 miliar.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta agar Kanada dapat membuka pasarnya yang lebih lebar bagi produk Indonesia seperti karet, kertas, furniture, elektronik, alas kaki, kopi dan teh.

Presiden Jokowi juga mendorong pengusaha Kanada untuk tingkatkan investasi di Indonesia khususnya di sektor SDM, pertanian, sustainable technologies serta infrastruktur. Presiden RI menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kondisi lebih kondusif bagi investor di Indonesia.

Presiden Jokowi mengharapkan agar pengusaha Kanada dapat memanfaat peluang dan kondisi ini di Indonesia.

Untuk isu-isu global, kedua pemimpin membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama di bidang perubahan iklim dan pemberantasan transnational crime. Presiden Jokowi menegaskan harapan Indonesia agar pertemuan COP-21 UNFCC di Paris dapat menghasilkan perjanjian internasional baru di bidang perubahan Iklim.

Presiden mendorong Kanada untuk meningkatkan komitmennya seperti yang telah dilakukan Indonesia untuk pengurangan emisi sebesar 29 persen pada 2030 dan 41 persen dengan bantuan internasional. Kedua pemimpin juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi efisiensi dan energi terbarukan serta pengelolaan lahan gambut.

Di bidang transnational organised crime, kedua pemimpin sepakat untuk fokuskan kerja sama pada upaya pemberantasan terrorisme, IUU Fishing dan penyelundupan obat-obatan terlarang.

R24/rno/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru