riau24 MKD Verifikasi Transkripsi Lobi DPR Soal Freeport | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

MKD Verifikasi Transkripsi Lobi DPR Soal Freeport

1
Mahkamah Kehormatan DPR menunggu rekaman Sudirman Said yang menyebut adanya permintaan 11% saham Freeport untuk Jokowi, dan 9% saham untuk Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Adhi WIcaksono)
Berita Riau -  MKD Verifikasi Transkripsi Lobi DPR Soal Freeport
Jakarta, Riau24.com - Pimpinan Mahkamah Kehormatan DPR Junimart Girsang menyatakan tindak lanjut terhadap laporan Menteri ESDM Sudirman Said masih membutuhkan verifikasi lanjutan.

Berdasarkan hasil keputusan rapat pleno MKD, verifikasi diperlukan untuk mengetahui kebenaran dari transkripsi rekaman percakapan yang diserahkan oleh Sudirman sebagai bukti untuk memperkuat aduannya.

"Untuk itu kami sepakat menunggu bukti rekaman dari pelapor untuk kemudian dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh tenaga ahli kami," kata Junimart di Gedung DPR, Senin (16/11/2015).

Dia mengatakan, transkipsi rekaman yang diserahkan oleh Sudirman tebalnya mencapai tiga halaman. Transkip itu memuat isi percakapan berkaitan dengan cawe-cawe politikus parlemen dan pengusaha yang diduga meminta jatah saham Freeport.

"Ada tiga orang (dalam transkipsi percakapan). Pertemuan dilakukan di bilangan SCBD (Jakarta)," kata Junimart.

Dia menyatakan, MKD punya waktu makimal 14 hari untuk melakukan verifikasi, sebelum menentukan apakah laporan Sudirman itu bisa ditindaklanjuti atau tidak.

"Kalau buktinya dirasa sudah cukup, nanti tinggal menentukan apakah perkara ini masuk persidangan MKD, atau mungkin bisa saja masih diperlukan penyelidikan lagi," kata Junimart.

Dalam laporannya ke MKD, Sudirman menyebut adanya oknum anggota dewan yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta saham dan meminta proyek kepada Freeport terkait proyek di Papua.

Sudirman menjelaskan pertemuan antara oknum anggota dewan, pengusaha, dan pimpinan Freeport dilakukan lebih dari tiga kali. Laporan Sudirman lebih merinci pertemuan ketiga yang dilakukan pada Senin 8 Juni 2015, sekitar pukul 14.00-16.00 WIB, bertempat di suatu hotel di kawasan Pacific Place SCBD, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan, kata Sudirman, anggota DPR tersebut menjanjikan suatu cara penyelesaian tentang kelanjutan kontrak Freeport, dan meminta agar Freeport memberikan saham yang disebut-sebut akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Saham yang diminta 11 persen plus 9 persen. Mereka mengatakan akan diserahkan 11 persen kepada presiden dan 9 persen akan diserahkan kepada wapres. Wapres dan Presiden marah dengan tindakan ini," kata Sudirman.  

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 06:42 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru