riau24 Pemkab Siak Targetkan Lebih 60 Persen Nantinya Rumah Tangga Teraliri Listrik | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pemkab Siak Targetkan Lebih 60 Persen Nantinya Rumah Tangga Teraliri Listrik

0
Kadistambem Siak Amin Budyadi
Berita Riau -  Pemkab Siak Targetkan Lebih 60 Persen Nantinya Rumah Tangga Teraliri Listrik
Siak, Riau24.com - Listrik sudah menjadi keperluan mendasar bagi masyarakat, karena dengan listrik itu melakukan banyak hal. Namun dengan minimnya ketersediaanya daya listrik, tentunya tidak hanya keperluan masyarakat terganggu tapi juga pada sektor industri dan UMKM.
 
Pasalnya, sampai saat ini masih ada beberapa desa yang belum merasakan manfaat listrik (PLN, red) tersebut. Seperti halnya itu di Sungai Apit, Pusako, Sabak Auh, Bunga Raya, Siak, Mempura dan Dayun. "Kita akui, beberapa desa masih ada belum tersentuh listrik ini," kata Amin Budyadi.
 
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Siak ini, juga mengatakan, sampai sekarang ini memang masih terdapat sejumlah desa belum 'tersentuh' listrik yang dikarena PLN defisit daya. Tetapi harapan agar dapat terpenuhi itu listrik di 17 desa yang sudah ada jaringan itu dengan menggunakan PLTG yang di Sungai Rawa," ujar Amin Budyadi.
 
Total perbandingan rumah tangga yang sudah berlistrik dengan jumlah rumah tangga yang ada di Kabupaten Siak sudah mengalami peningkatan. Pada April 2015 lalu RE Kabupaten Siak mencapai 53,45 persen dan Pada Agustus 2015, meningkat menjadi 57 persen.
 
Untuk meningkatkan pelayanan listrik di Kampung yang ada di Kabupaten Siak, Pemkab Siak dan PLN terus membangun jaringan. Dari 39 kampung yang belum merasakan listrik PLN itu kini sudah 17 kampung sudah memasang jaringan.
 
R24/rul/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru