riau24 Sejarah Mencatat Madura Pernah Jadi Negara | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Sejarah Mencatat Madura Pernah Jadi Negara

0
Deklarasi Provinsi Madura. (Foto: Antara)
Berita Riau -  Sejarah Mencatat Madura Pernah Jadi Negara

Surabaya, Riau24.com - Gerakkan untuk menjadikan Madura sebagai provinsi terus digulirkan. Pulau Madura yang terbagi menjadi empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pamekasan ditargetkan lepas dari Provinsi Jawa Timur pada 16 Agustus 2016.

Jika sejarahnya ditengok, pulau seluas 5.168 kilometer itu ternyata pernah menjadi suatu negara. Sekretaris Panitia Persiapan pembentukan Provinisi Madura (P4M) Jimhur Saros mengatakan, hal itu terjadi pada 1948. "Di mana Presiden Madura dijabat oleh Wali Negara Raden AA Cakraningrat," ujarnya.

Jimhur menambahkan, Negara Madura pada waktu itu juga memiliki bendera berwarna Hijau dan Putih. Namun, negara itu tidak bertahan lama, hanya bertahan selama dua tahun saja. "Pada tahun 1950 Negara Madura bubar dan kembali bergabung ke Indonesia," ucapnya.

Oleh karena itu, ada beragam alasan kenapa Madura dinilai layak menjadi provinsi sendiri. Selain faktor sejarah, Madura merasa diperlakukan tidak adil karena tidak pernah mendapatkan hasil pengelolaan Migas di derah itu. "Hasil Migas untuk Madura tak sampai 3 persen, ini sungguh tidak adil," kata Jimhur.

Belum lagi persoalan infrastruktur. Selama ini belum ada penambahan jalan di Madura. Jalan sepanjang 180 kilometer yang memanjang dari Kamal hingga Sumenep, sampai saat ini juga tak pernah diperlebar. Padahal jalan itu peninggalan Belanda.

R24/rno/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru