riau24 Video ISIS Beredar, Berisi Ancaman terhadap New York | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Video ISIS Beredar, Berisi Ancaman terhadap New York

0
Ilustrasi kota New York. (Wikimedia Commons)
Berita Riau -  Video ISIS Beredar, Berisi Ancaman terhadap New York
Jakarta, Riau24.com - Kepolisian New York dan FBI pada Rabu (18/11/2015) mengaku mengetahui beredarnya video baru ISIS berisi rencana serangan ke kota berpopulasi terpadat di Amerika Serikat tersebut, layaknya yang terjadi Paris. Namun, kedua badan tersebut mengatakan tidak ada ancaman spesifik.

"Beberapa adegan dalam video bukan rekaman baru. Video itu menegaskan pesan bahwa New York masih menjadi target utama. Sementara tidak ada ancaman spesifik terhadap kota ini sekarang, kami akan tetap meningkatkan kewaspadaan," ujar wakil komisaris NYPD, Stephen Davis.
Sementara itu, FBI akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait video tersebut.

Video berdurasi enam menit tersebut menampilkan adegan seorang pelaku bom bunuh diri bersiap dan mengancing jaket kulitnya.

Merujuk pada deskripsi kelompok pemantau militan, SITE Intelligence Group, video tersebut juga memperlihatkan beberapa potongan gambar Times Square, persimpangan jalan di Midtown Manhattan yang terkenal di kalangan turis, dan pengebom bunuh diri memegang alat picu.

Sebagian besar potongan gambar juga memperlihatkan tempat-tempat di Paris dan Presiden Perancis, Francois Hollande.

Video ini memang dilansir hanya berselang beberapa hari sejak rangkaian serangan teror yang menewaskan setidaknya 120 orang melanda Paris pada Jumat (13/11/2015).

Insiden ini dianggap mengorek kembali luka lama warga New York terkait tragedi 11 September 2011, ketika kelompok teror membajak pesawat yang dihantamkan ke menara kembar World Trade Center. Lebih dari 2.600 nyawa melayang dalam tragedi ini.

Namun, direktur SITE Intelligence Group, Rita Katz, mengatakan bahwa warga New York tak perlu panik menanggapi video tersebut.

"Potongan gambar New York dalam video ISIS itu diambil dari video yang dirilis oleh kelompok itu pada April tahun ini. New York memang dan sudah pernah menjadi target ISIS. Video ini seharusnya tidak menimbulkan kepanikan," kata Katz. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru