riau24 Dianggap Melanggar Aturan, Para Pedagang PKKG Dikumpulkan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Dianggap Melanggar Aturan, Para Pedagang PKKG Dikumpulkan

0
Kadisperindag Fahrolrozy saat menyampaikan pengarahan kepada para pedangang PKKG.
Berita Riau -  Dianggap Melanggar Aturan, Para Pedagang PKKG Dikumpulkan

Inhil, Riau24.com Dianggap selalu melanggar ketentuan oprasionalnya saat malam hari. Seluruh pedangang Pusat Kuliner Kelapa Gading (PKKG) yang berada di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di Kumpulkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Jumat (20/11/2015).

Karena sebelumnya, aktivitas para pedangan yang berada di PKKG tersebut sempat membuat gerah pemimpin daerah Kabupaten Inhil yang kedapatan membunyikan musik hiburan terlalu keras dan dianggap menyediakan minuman keras oleh masyarakat.

Tentunya hal ini, menyalahi peruntukan disediakannya kawasan tersebut oleh pemerintah daerah, sebagai pusat kuliner dan rekreasi keluarga.

Sementara itu, Kadisaperindag Inhil, Fahrolrozy dihadapan para pedagang mengatakan Pemerintah menilai bahwa operasional pasar tersebut selalu melanggar segala ketentuan yang ada, baik dari sisi aturan yang ditetapkan maupun kesepakatan antara pemerintah dengan pedagang.

“Permintaan saya kepada para pedagang cukup mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada,” kata Kepala Disperindag Inhil H Pahrolrozy saat memimpin pertemuan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan & Pariwisata (Disporabudpar) Inhil Rudiansyah, Kaban Kesbangpol Inhil Sirajuddin, Kepala Satpol PP TM Syaifullah, Kapolsek Tembilahan Ipda Agus Susanto dan perwakilan TNI.

Pahrolrozy menerangkan, ketentuan yang ditetapkan itu adalah waktu buka mulai pukul 17.00 sampai 00.00 WIB, volume musik tidak terlalu keras minimal dengan kencang 4 volume, selanjutnya tidak dibenarkan menjual minuman beralkohol dan menyediakan lampu penerangan diatas standar.

Tak cukup hanya itu, Disperindag juga menetapkan larangan memfasilitasi wanita penghibur bagi para pengunjung, artinya karyawan wanita dengan berpakaian sangat terbuka. Kata mantan Kadishubkominfo, ketentuan-ketentuan itulah yang selalu dilanggar.

“Apa yang sudah diperbuat belakangan ini masih diberi ampun, namun untuk yang akan datang jika aturan yang ada ini tidak diindahkan maka kami akan tindak tegas. Andaikan musik kencang maka kami musnahkan speakernya  dan langsung saya cabut izin, jika ada perempuan seksi sebagai pelayan maka kami angkut perempuan-perempuan itu,” tegasnya.

R24/awa/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru