riau24 Rencana Pengrusakan Parit Oleh Oknum tak Bertanggungjawab Akan Berdampak Buruk Pada Pilkada | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Rencana Pengrusakan Parit Oleh Oknum tak Bertanggungjawab Akan Berdampak Buruk Pada Pilkada

0
Camat Lirik H. Sarman
Berita Riau -  Rencana Pengrusakan Parit Oleh Oknum tak Bertanggungjawab Akan Berdampak Buruk Pada Pilkada

Inhu, Riau24.com - Parit batas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) yang berada disekitar desa Mekarsari Kec. Lirik Inhu terancam dirusak oknum warga. Tindakan tersebut diperkirakan akan dapat mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada serentak. 

Untuk itu Wakil Ketua DPRD Indragiri Hulu (Inhu) Adila Ansori meminta agar pihak kepolisian Polres Indragiri Hulu (Inhu) dapat memantau kondisi tersebut dilapangan. Sebab saat ini semua pihak berupaya untuk mengkondusifkan daerah pada saat menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu. 

Hal ini disampaikan Adila Ansori menyikapi adanya rencana dari beberapa kelompok warga ingin merusak parit batas HGU PT. Tunggal Perkasa Plantations. "Kami telah melakukan investigasi, rencana aksi sekelompok warga Desa Mekar Sari ke PT. Tunggal Perkasa dimotori bahkan dimodali oleh pihak tertentu," ujar Adila Ansori, Jum'at (20/112015).

Hal tersebut menurut Wakil Ketua DPRD Inhu ini diketahui ketika Camat Lirik H. Sarman melakukan pertemuan dengan sekelompok warga Desa Mekar Sari, Selasa (17/11/2015), di Kantor Camat Lirik. Kata Adila, aksi unjuk rasa sekelompok warga terhadap PT. TPP itu bukan tidak dibolehkan, karena warga merasa tidak puas dengan tuntutannya. 

"Masalah tuntutan warga harus diselesaikan agar tidak terjadi konflik antara warga dengan perusahaan, kemudian kami juga berharap agar Pj Bupati dan Kapolres Inhu menindak pihak-pihak yang diduga memprovokasi warga untuk melakukan tindakan anarkis yang dapat memicu konflik sehingga situasi daerah tidak kondusif," sebutnya.

Ditempat terpisah, CDO PT. Tunggal Perkasa Plantations, Sukmayanto menjelaskan, bahwa pihaknya membuat parit sebagai pembatas areal HGU PT. Tunggal Perkasa. Dan jalan yang terputus akibat pembuatan parit tersebut adalah berada di dalam HGU PT. Tunggal Perkasa bukan merupakan jalan yang dibangun pemerintah.

Disampaikannya, akses jalan yang terputus juga bukan merupakan lintasan warga karena di dalam areal PT Tunggal Perkasa tidak ada rumah warga. "Yang kami tutup jalan produksi, kami bukan menghalangi jalan warga, karena masih ada akses jalan lainnya untuk menuju areal kebun PT Tunggal Perkasa melalui Desa Sungai Sagu Lirik," jelasnya.

R24/awa/ton 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru