riau24 Polres Terjunkan 2/3 Anggota Hadapi Pilkada | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Polres Terjunkan 2/3 Anggota Hadapi Pilkada

0
Ilustrasi Pilkada
Berita Riau -  Polres Terjunkan 2/3 Anggota Hadapi Pilkada

Kuansing, Riau24.com - Guna untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi pada tanggal 9 Desember mendatang, maka jajaran Polres Kuansing telah mempersiapkan personil yang bakal diterjunkan sekitar 2/3 dari seluruh personil yang ada di Polres Kuansing.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kabupaten Kuantan Singingi AKBP Edi Sumardi P, S.Ik saat Silaturrahmi dan coffee morning bersama wartawan/ media press Polres Kuansing, di ruang Mapolres Kuansing, Senin (23/11/2015), yang dihadiri para Kabag Ops, Kabag Bimas, Kasat, Kanit, Paur Humas, Danramil Kuantan Tengah serta seluruh wartawan kuansing. Menurutnya, Jajaran polres kuansing sekitar 500 orang yang tersebar di seluruh wilayah Kuansing baik di Mapolres maupun Polsek maupun pos polisi.

Menurutnya, menghadapi pilkada ini maka jajaran TNI bersama Polres Kuasning akan berupaya untuk suksesnya penyelenggaraan Pilkada secara serentak termasuk di Kuansing,d engan memberikan rasa aman, damai dan tertib. Untuk itu tentu saja TNI dan Polres tidak bisa berdiam diri saja untuk menciptakan situasi agar tetap kondusif, dengan melakukan kegiatan preventif (empat pilar utama kamtibmas) yakni Pilar tingkat dasar ( dimulai dari kepala desa, babinsa, babin kamtibmas dan ninik mamak nan barompek), kemudian Pilar Tingkat Menengah di mulai dari Danramil, Kapolsek, Camat, Panwas kecamatan, PPK maupun para ninik mamak, selanjutnya untuk pilar tingkat atas dilakukan oleh Kopinda (pimpinan daerah ) mulai dari para muspida, KPU, Panwaslu, pasangan calon (paslon) maupun tim sukses dan tokoh masyarakat serta pihak-pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan pilkada.

Bahkan Polres Kuansing juga melakukan kegiatan melalui Forum Group Diskusi (FGD) dengan memberikan penyuluhan dan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat melakukan kegiatan cegah tangkal, agar masyarakat jangans ampai ikut ataupun terlibat yang dapat mengajak maupun memaksa seseorang untuk dapat memilih suatu paslon, yang sudah sangat jelas bertentangan dengan kehendak hati nurani setiap warga," ujarnya.

" Jadi tujuannya sudah sangat jelas untuk memantapkan empat pilar, dalam menyongsong dan juga sebagai komitmen dalam menghadapi pilkada yang memberikan rasa aman dan damai terhadap masyarakat, sehingga masyarakat nantinya benar-benar dapat terhindar dari tindakan maupun aksi kekerasan. Karena kita ketahui bahwa para pemilih tersebut merupakan saudara-saudara kita mulai dari bapak/ ibu/ kakak/ adik/ dan teman yang sehari-hari bergaul, dan apakah akan dijadikan korban nantinya," ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, jajaran Polres Kuansing tetap pro aktif untuk mendukung pilkada dalam upaya memberikan rasa aman dan damai, dengan melakukan upaya strategi menyerang, agar masyarakat dapat diberikan rasa aman dan damai serta menciptakan situasi yang kondusif, sedangkan dalam penegakkan hukum (bagi yang melanggar) tentu saja akan tetap di tindak. Karena jajaran Polres Kuansing tidak ingin terjadi seperti Pilkada 2011 lalu.

" Jangan sampai terjadi maupun terulang kembali kasus pilkada 2011 lalu, akan tetapi harus dapat dijadikan pengalaman, maka marilah kita ciptakan pilkada aman dan damai dan begitu TNI juga mendukung hal tersebut," tukasnya. 

R24/awa/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru