riau24 Kirjauhari Dituntut Jaksa 4 Tahun Penjara, karena Terima Suap APBD Riau | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kirjauhari Dituntut Jaksa 4 Tahun Penjara, karena Terima Suap APBD Riau

0
Mantan DPRD Riau A Kirjauhari Ini Dituntut 4 Tahun
Berita Riau -  Kirjauhari Dituntut Jaksa 4 Tahun Penjara, karena Terima Suap APBD Riau
Pekanbaru, Riau24.com - Kasus dugaan suap APBD Riau, saat ini kembali menampakan titik terang. Didalam kasus ini, Anggota DPRD Riau priode 2009 - 2014, disidang lanjutan ini, menuntut A Kirjauhari dengan hukuman 4 tahun.
 
Karena dalam hal ini A Kirjauhari dinilai Jaksa KPK, sudah terbukti bersalah suap pengesahan APBD Riau 2015. Jaksa dari KPK sebut, terbukti penerimaanya suap untuk pengesahan Rancangan APBD-P 2014 serta RAPBD 2015. Mantan anggota Fraksi PAN yang dituntut dengan hukuman 4 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta.
 
"Menuntut, terdakwa A Krjauhari dengan pidana penjara selama 4 tahun serta denda Rp 250 juta atau subsider selama 3 bulan," kata Pulung Rinandoro membaca tuntutan di sidang Tipikor digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (25/11/15). 
 
Jaksa KPK ini, selain membaca amar tuntutan hukuman terhadap Kirjauhari juga dibaca bergantian dengan Jaksa KPK Budi Nugraha SH, Tri Anggora Mukti, Arin Karniasari dan Irman Yudiandri. Disebutkan, bahwa A Kirjauhari terbukti menerima uang sebesar Rp 900 juta dari Annas Ma'mun, selaku Gubernur Riau, melalui Suwarno, PNS Pemprov Riau. 
 
Dalam amar tuntutan jaksa tersebut. Uang sebesar Rp 900 juta itu, diberikan terdakwa kepada Riki Hariyansyah, untuk dibagikan kepada Johar Firdaus
selaku Ketua DPRD Riau priode 2009 - 2014 dan anggota DPRD Riau lainnya dikala itu.
 
Atas perbuatanya terdakwa yang ada menerima uang suap APBD tersebut. Maka terdakwa terbukti melanggar akan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
Selanjutnya, usai dibaca tuntutan hukuman, terdakwa itu diberikan kesempatan oleh majelis hakim yang diketuai Masrul SH. Karena itu, terdakwa menyatakan ajukan pembelaan (pledoi) pada sidang berikutnya itu, Rabu 2 Desember 2015 mendatang.
 
Seperti diketahui, keterangannya saksi Riki Hariyansyah pada saat sidang waktu lalu. Ada sejumlah nama yang disebut dapat bagian. Antara lain, nama Johar Firdaus, sebesar Rp 155 Juta. Kemudian Noviwaldy Jusman alias Dedet sebesar Rp 40 Juta, Hazmi Rp 40 juta, Ilyas Labay Rp 40 juta, Zukri Rp 40 juta.
 
Dan Aziz Rp 40 juta, Bagus Rp 40 juta, Iwa Sirwani Bibra Rp 40 juta, Koko Iskandar Rp 40 juta, Robin Rp 40 juta, Mansyur Rp 40 juta, Rusli Efendi Rp 40 juta, Abdul Wahid Rp 40 juta, Ramli Sanur Rp 40 juta, Nurzaman 30 juta, Mahdinur Rp 30 juta, Edi Yatim Rp 30 juta, Syafrudin Saan Rp 30 juta, Solihin Rp 30 juta, dan Riki Hariyansyah sebesar Rp 50 juta. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru